Popular Posts

irfblogBacklink






Rating for erosisland.blogspot.com

My Ping in TotalPing.com

desain 1

Lawan rasa takut dan jalin silaturahmi dengan sesama rekan alumni.

desain 2

Lawan rasa takut dan jalin silaturahmi dengan sesama rekan alumni.

desain 3

Lawan rasa takut dan jalin silaturahmi dengan sesama rekan alumni.

desain 4

Lawan rasa takut dan jalin silaturahmi dengan sesama rekan alumni.

desain 5

Lawan rasa takut dan jalin silaturahmi dengan sesama rekan alumni.

Senin, 07 Januari 2013

Update : Kekuatan Pertahanan Militer Indonesia Sekarang Turun ke Urutan 18 di Dunia

Oleh : Irwan Firdaus

Berdasarkan Sources: US Library of Congress; Central Intelligence Agency ( CIA ) Kekuatan Militer Indonesia masuk dalam rangking 14 di seluruh Dunia. Survey tersebut didasarkan beberapa aspek. untuk kekuatan perang bangsa kita, lihat saja detail-nya sebagai berikut :

PERSONEL

  • Total Population: 237,512,352 [2008]

  • Population Available: 125,530,542 [2008]

  • Fit for Military Service: 104,496,911 [2008]

  • Reaching Military Age Annually: 4,291,700 [2008]

  • Active Military Personnel: 316,000 [2008]

  • Active Military Reserve: 400,000 [2008]

  • Active Paramilitary Units: 207,000 [2008]

ARMY

  • Total Land-Based Weapons: 2,122

  • Tanks: 425 [2004]

  • Armored Personnel Carriers: 684 [2004]

  • Towed Artillery: 293 [2004]

  • Self-Propelled Guns: 70 [2004]

  • Anti-Aircraft Weapons: 515 [2004]

AIR FORCE

  • Total Aircraft: 313 [2004]

  • Helicopters: 194 [2004]

  • Serviceable Airports: 652 [2007]

NAVY

  • Total Navy Ships: 111

  • Merchant Marine Strength: 971 [2008]

  • Major Ports and Harbors: 10

  • Aircraft Carriers: 0 [2008]

  • Destroyers: 0 [2008]

  • Submarines: 2 [2004]

  • Frigates: 15 [2004]

  • Patrol & Coastal Craft: 24 [2004]

  • Mine Warfare Craft: 12 [2004]

  • Amphibious Craft: 26 [2004]

LOGISTICAL

  • Labor Force: 109,900,000 [2007]

  • Roadways: 391,009 km

  • Railways: 6,458 km

FINANCES (USD)

  • Defense Budget: $4,740,000,000 [2008]

  • Foreign Exch. & Gold: $56,920,000,000 [2007]

  • Purchasing Power: $843,700,000 [2008]

OIL

  • Oil Production: 837,500 bbl/day [2007]

  • Oil Consumption: 1,100,000 bbl/day [2006]

  • Proven Oil Reserves: 4,430,000,000 bbl [2007]

GEOGRAPHIC

  • Waterways: 21,579 km

  • Coastline: 54,716 km

  • Square Land Area: 1,919,440 km

DAFTAR Kekuatan Militer Dunia dari Peringkat 1 sampai 30.
Update Kekuatan Pertahanan Militer Indonesia turun berada di urutan ke 18.
Sumber data valid silahkan cek di website ini : globalfirepower.com

Sejarah Perkembangan Kekuatan Militer :

1. Kekuatan Raksasa Militer Indonesia di Tahun 1960 [Membuat Dunia Takut Kepada Indonesia].

Di era kepemimpinan Presiden Sukarno, kekuatan militer Indonesia adalah salah satu kekuatan yang terbesar dan terkuat di dunia. Saat itu, bahkan kekuatan Belanda sudah tidak sebanding dengan kekuatan Indonesia, dan Amerika sangat khawatir dengan perkembangan kekuatan militer kita yang didukung besar-besaran oleh Teknologi terbaru dari Uni Sovyet. Pada tahun 1960-an, Belanda masih bercokol di Papua. Melihat kekuatan Republik Indonesia yang makin hebat, Belanda yang didukung Barat merancang muslihat untuk membentuk negara boneka yang seakan-akan merdeka, tapi masih dibawah kendali Belanda.

Presiden Sukarno segera mengambil tindakan ekstrim, tujuannya, merebut kembali Papua. Sukarno segera mengeluarkan maklumat “Trikora” di Yogyakarta, dan isinya adalah:
  1. Gagalkan pembentukan negara boneka Papua buatan kolonial Belanda.

  2. Kibarkan Sang Saka Merah Putih di seluruh Irian Barat

  3. Bersiaplah untuk mobilisasi umum, mempertahankan kemerdekaan dan kesatuan tanah air bangsa.

Berkat kedekatan Indonesia dengan Sovyet, maka Indonesia mendapatkan bantuan besar-besaran kekuatan armada laut dan udara militer termaju di dunia dengan nilai raksasa, US$ 2.5 milyar. Saat ini, kekuatan militer Indonesia menjadi yang terkuat di seluruh belahan bumi selatan.

Kekuatan utama Indonesia di saat Trikora itu adalah salahsatu kapal perang terbesar dan tercepat di dunia buatan Sovyet dari kelas Sverdlov, dengan 12 meriam raksasa kaliber 6 inchi. Ini adalah KRI Irian, dengan bobot raksasa 16.640 ton dengan awak sebesar 1270 orang termasuk 60 perwira. Sovyet, tidak pernah sekalipun memberikan kapal sekuat ini pada bangsa lain manapun, kecuali Indonesia. (kapal-kapal terbaru Indonesia sekarang dari kelas Sigma hanya berbobot 1600 ton).

Angkatan udara Indonesia juga menjadi salah satu armada udara paling mematikan di dunia, yang terdiri dari lebih dari 100 pesawat tercanggih saat itu. Armada ini terdiri dari :
  • 20 pesawat pemburu supersonic MiG-21 Fishbed.

  • 30 pesawat MiG-15.

  • 49 pesawat tempur high-subsonic MiG-17.

  • 10 pesawat supersonic MiG-19.

Pesawat MiG-21 Fishbed 

Adalah salahsatu pesawat supersonic tercanggih di dunia, yang telah mampu terbang dengan kecepatan mencapai Mach 2. Pesawat ini bahkan lebih hebat dari pesawat tercanggih Amerika saat itu, pesawat supersonic F-104 Starfighter dan F-5 Tiger. Sementara Belanda masih mengandalkan pesawat-pesawat peninggalan Perang Dunia II seperti P-51 Mustang.

Sebagai catatan, kedahsyatan pesawat-pesawat MiG-21 dan MiG-17 di Perang Vietnam sampai mendorong Amerika mendirikan United States Navy Strike Fighter Tactics Instructor, pusat latihan pilot-pilot terbaik yang dikenal dengan nama TOP GUN.

Indonesia juga memiliki armada 26 pembom jarak jauh strategis Tu-16 Tupolev (Badger A dan B). Ini membuat Indonesia menjadi salahsatu dari hanya 4 bangsa di dunia yang mempunyai pembom strategis, yaitu Amerika, Rusia, dan Inggris. Pangkalannya terletak di Lapangan Udara Iswahyudi, Surabaya.

Bahkan China dan Australia pun belum memiliki pesawat pembom strategis seperti ini. Pembom ini juga dilengkapi berbagai peralatan elektronik canggih dan rudal khusus anti kapal perang AS-1 Kennel, yang daya ledaknya bisa dengan mudah menenggelamkan kapal-kapal tempur Barat.

Kapal Selam Pasoepati

Indonesia juga memiliki 12 kapal selam kelas Whiskey, puluhan kapal tempur kelas Corvette, 9 helikopter terbesar di dunia MI-6, 41 helikopter MI-4, berbagai pesawat pengangkut termasuk pesawat pengangkut berat Antonov An-12B. Total, Indonesia mempunyai 104 unit kapal tempur. Belum lagi ribuan senapan serbu terbaik saat itu dan masih menjadi legendaris sampai saat ini, AK-47.

Ini semua membuat Indonesia menjadi salasahtu kekuatan militer laut dan udara terkuat di dunia. Begitu hebat efeknya, sehingga Amerika di bawah pimpinan John F. Kennedy memaksa Belanda untuk segera keluar dari Papua, dan menyatakan dalam forum PBB bahwa peralihan kekuasaan di Papua, dari Belanda ke Indonesia adalah sesuatu yang bisa diterima.

2. Kekuatan Pertahanan Militer Tanpa Koalisi

Jika banyak negara-negara lain didunia berlomba-lomba untuk berkoalisi dengan banyak negara "adidaya militer", Indonesia tetap menjadi negara yang MANDIRI dalam hal pertahanannya.
Saya tahu pasti banyak yang menyinggung soal pembelian peralatan perang oleh Indonesia dari berbagai negara. Itu benar. Indonesia memang membeli berbagai peralatan perang dari berbagai negara, tetapi dalam hal mempertahankan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), kita tidak pernah berkoalisi dengan negara manapun didunia ini. Militer dan rakyat Indonesia tetap MANDIRI dalam pertahanan dan keamanan kedaulatan RI. Setelah sekian lama, saya sendiri baru mulai sedikit demi sedikit menyadari bahwa bangsa kita (Indonesia) ini benar-benar MANDIRI dalam mempertahankan kedaulatan negara tercinta kita ini. Jika negara-negara tetangga kita mengandalakan koalisi pertahanan negara mereka dengan "Persemakmuran Inggris", banyak negara-negara Timur Tengah membangun koalisi pertahanan dengan Amerika dan Inggris (terbuka maupun terselubung), China dan Korea Utara berkoalisi (secara terselubung), Amerika dan Israel juga begitu, negara-negara di Afrika pun saling mencari dan membangun koalisi militer dan pertahanan, negara-negara di Asia Selatan (India, Pakistan, Afganistan dll) berkoalisi dgn Amerika, dan masih banyak lagi. Tapi tidak begitu dengan Indonesia. Sadarkah kita bahwa ternyata Indonesia benar-benar negara MANDIRI dalam mempertahankan kedaulatan RI?

3. Beberapa Peralatan Militer Indonesia:

Pemerintah telah mendukung pengembangan alat militer dari PT Pindad, PT Dirgantara Indonesia, PT Dahana, dan PT PAL. TNI sudah memesan sejumlah peralatan militer ke perusahaan itu. Walaupun pada tahun 2009 anggaran militer Indonesia baru mencapai 35 triliun rupiah, namun anggaran ini akan terus ditingkatkan hingga mencapai angka minimal 100,35 triliun rupiah per tahunnya untuk menambah peralatan militer Indonesia. Indonesia akan terus membangun diri dalam bidang militer dan pertahanan keamanan negara ini. Pada lima tahun kedepan Indonesia akan memiliki anggaran pertanahanan keamanan untuk pembelian peralatan militer hingga 150 triliun rupiah pertahunnya. WOW!!!

4. Berikut ini adalah peralatan militer yang akan dibeli Indonesia, hingga tahun 2015 mendatang:

Alutsista Utama TNI AU :

* 4 Skuadron (64 unit) Sukhoi
* 2 Skuadron (32 unit) F16
* 2 Skuadron (36 unit) Hawk100/200
* 1 Skuadron (12 unit) F5E
* 1 Skuadron (16 unit) Super Tucano
* 1 Skuadron (16 unit) Yak 130
* 2 Skuadron ( 36 unit ) UAV
* 4 Skuadron (64)Hercules
* 7 Batteray Hanud Area

Alutsista Utama Angkatan Laut :

* KRI PKR Fregat 32 unit
* KRI Korvet 56 unit
* KRI Kapal Cepat Rudal 82 unit
* KRI Kapal Patroli Cepat 87 unit
* KRI Kapal Selam 6 unit
* KRI logistik dan angkut pasukan LPD, LST 48 unit

Alutsista Utama Angkatan Darat :

* Pasukan Kostrad 3 divisi
* Pasukan Pemukul Kodam 150 Batalyon
* Main Battle Tank 200 unit ditempatkan di Kalimantan dan NTT.
* Panser Pindad APC 540 unit untuk batalyon infantri mekanis
* Panser Canon 320 unit
* Meriam dan Howitzer artileri 890 unit
* Roket NDL 720 unit
* Tank dan Panser eksisting berjumlah 750 unit.
* 20 Heli tempur Mi35
* 26 Heli angkut Mi17
* 95 Heli tempur jenis lain
* 1300 Rudal anti tank
* 60 Hanud titik dengan rudal terbaru
* 700 Rudal strategis Pindad-Lapan

Minggu, 06 Januari 2013

Cinta, Puisi, dan Matematika ala Sudjiwo Tedjo

oleh Irwan Firdaus

Penghayatan cinta pada kalimat puisi dapat membentuk dunia baru, begitu pun penghayatan kalimat pada bahasa  matematika (baca: logika). Kalau berbicara matematika orang lantas berpikir tentang hitung-hitungan. Dan semua bilangan itu pasti. Siapa bilang? Matematika bukan perkara hitung-hitungan 1+1 = 2. 
Matematika tentang konsistensi logika. Logika matematika 1+1 = 2 siapa bilang pasti? Kalau menurut bilangan per sepuluh iya, tapi kalau menurut bilangan binner 1+1 tidak sama dengan 2. Matematika adalah kemampuan menangkap pola dari sesuatu yang semula tidak terjawab.

Pada bahasa lama, "cinta adalah pengorbanan"; sedang menurut logika matematika, "cinta tak perlu pengorbanan". Yang merasa ada "pengorbanan" bukan cinta nama -nya tapi kalkulasi. Dan bercintalah seperti ayam dengan cinta yang kudus!

Kita ambil contoh pada puisi-nya Sutardji Calzoum Bachri yang memang sulit untuk dipahami, tetapi sebenar-nya makna puisi tersebut diberikan sepenuhnya kepada si pembaca yang berjudul  “Tapi”.
Puisi Tapi sepenuhnya mempunyai makna yang begitu mendalam, namun ternyata tidak mudah untuk memahami puisi ini. Berikut adalah petikan bunyi puisi -nya: 

TAPI
oleh: Sutardji Calzoum Bachri
 

aku bawakan bunga padamu
tapi kau bilang masih
aku bawakan resahku padamu
tapi kau bilang hanya
aku bawakan darahku padamu
tapi kau bilang cuma
aku bawakan mimpiku padamu
tapi kau bilang meski
aku bawakan dukaku padamu
tapi kau bilang tapi
aku bawakan mayatku padamu
tapi kau bilang hampir
aku bawakan arwahku padamu
tapi kau bilang kalau
tanpa apa aku datang padamu
wah !


Penyair mengutak-atik kata-kata. Dalam bahasa sehari-hari, gimana kita membawa arwah kita yah, gimana kita membawa mayatku padamu ? (sajak dari Sutardji Calzoum Bachri ini). Bedanya di dalam puisi itu hanya ada dalam penghayatan si pembaca : "Oh, dengan membaca itu; ketika aku datang ke kekasihku. Aku dengan penghayatan lain!"

Jadi kalimat puisi membentuk dunia baru, begitu juga kalimat matematik. Ketika ada orang yang lantas mengatakan, "Jangan mengharapkan perubahan, tetapi ciptakan perubahan". Bagi aku itu kalimat matematik yang lahir dari utak-atik, utak-atik kalimat itu. 

Isi presentasi :

Ki Jancuk Sujiwo Tejo yang berjudul Math: Finding Harmony In Chaos.

TEDx

Siapa yang tidak tahu TEDx sekarang? Hampir di 100 negara di dunia sudah ada TEDx. Per Maret 2011 saja, tercatat 1579 events TEDx sudah terselenggara. Padahal TEDx baru mulai ada pada Maret 2009. Data dari TEDx juga menunjukkan sudah ada 812 events yang bakal terselenggara di tahun 2011 ini. Sungguh, bukan angka yang kecil.
Secara sederhana TEDx bisa diartikan sebuah komunitas berbagi ide dari berbagai bidang. Mulai dari bidang teknologi, hiburan, desain, bisnis, sains, sampai membahas isu global. Menariknya semua bidang tersebut dikolaborasikan melalui speakers dan audience dalam satu acara khas TEDx. Dan lebih menariknya lagi, setiap acara TEDx diselenggarakan secara independen dan gratis.

TEDx mengusung semangat kolaborasi berbagi ide yang diharapkan bisa menginspirasi orang lain dalam mengubah cara pandang, cara hidup, dan pada akhirnya mengubah dunia menjadi lebih baik.

Sajak Jigong : Literer Basi Tentang "Kemerdekaan"

Sajak Jigong 10 November 2012

sudahlah, jangan sok jadi pahlawan
tak ada lagi pahlawan yang kami kenal
selain panglima besar jenderal sudirman
tak perlu lambaikan tangan
di pasar-pasar dan jalan-jalan
kami cukup senyum ketaqwaan di belantara gerilya
belanda kocar-kacir pulang ke negerinya

sudahlah, jangan sok jadi pahlawan
tak ada lagi pahlawan yang kami kenal
selain soetomo yang membakar kami 100 hari di surabaya
hingga aws mallaby dan robert guy loder symond meregang nyawa

sudahlah, jangan sok jadi pahlawan
tak ada lagi pahlawan yang kami kenal
selain toha yang menyulap paris van java
jadi Bandung Lautan Apa?
Api di bakar.

maka, kenalilah kami sebagai api semangat kami
maka, kenalilah kami sebagai keikhlasan kami yang tanpa pamrih
maka, kenalilah kami sebagai jigong tanpa basa-basi

Irwan Firdaus, Condet 10/11/12.

Membaca Sajak WS Rendra

Orang-Orang Miskin

Orang-orang miskin di jalan,
yang tinggal di dalam selokan,
yang kalah di dalam pergulatan,
yang diledek oleh impian,
janganlah mereka ditinggalkan.

Angin membawa bau baju mereka.
Rambut mereka melekat di bulan purnama.
Wanita-wanita bunting berbaris di cakrawala,
mengandung buah jalan raya.

Orang-orang miskin. Orang-orang berdosa.
Bayi gelap dalam batin. Rumput dan lumut jalan raya.
Tak bisa kamu abaikan.
Bila kamu remehkan mereka,
di jalan kamu akan diburu bayangan.

Tidurmu akan penuh igauan,
dan bahasa anak-anakmu sukar kamu terka.
Jangan kamu bilang negara ini kaya
karena orang-orang miskin berkembang di kota dan di desa.

Jangan kamu bilang dirimu kaya
bila tetanggamu memakan bangkai kucingnya.
Lambang negara ini mestinya trompah dan blacu.
Dan perlu diusulkan
agar Tata Negara Mataram jangan di kedepankan lagi.

Orang-orang miskin di jalan
masuk ke dalam tidur malammu.
Perempuan-perempuan bunga raya
menyuapi para putramu.

Tangan-tangan kotor dari jalanan
meraba-raba kaca jendelamu.
Mereka tak bisa kamu hindarkan.
Jumlah mereka tak bisa kau mistik jadi nol.

Mereka akan menjadi pertanyaan
yang mencegat ideologimu.
Gigi mereka yang kuning
akan meringis di muka agamamu.

Kuman-kuman sipilis dan tbc dari gang-gang gelap
akan hinggap di gorden presidenan
dan buku programma gedung kesenian.

Orang-orang miskin berbaris sepanjang sejarah,
bagai udara panas yang selalu ada,
bagai gerimis yang selalu membayang.

Orang-orang miskin mengangkat pisau-pisau mereka
tertuju ke dada kita,
atau ke dada mereka sendiri.

O, kenangkanlah :
orang-orang miskin
juga berasal dari kemah Ibrahim..

Djogja, 4 Februari 1978
Potret Pembangunan dalam Puisi

- - - - - - - - - - - - - - - - -
"Di dalam pergerakan, di dalam kehebohan-kehebohan, keributan-keributan,
sosial politik atau ekonomi, selalu para ibu, para perempuan yang menjadi korban, tetapi
jangan takut ibu..."

Jangan Takut Ibu


Matahari musti terbit.
Matahari musti tenggelam.
Melewati hari-hari yang fana
ada kangker payudara, ada encok,
dan ada uban.
Ada gubernur sarapan bangkai buruh pabrik,
Bupati mengunyah aspal,
Anak-anak sekolah dijadikan bonsai.

Jangan takut, Ibu!
Kita harus bertahan.
Karena ketakutan
akan meningkatkan penindasan.

Manusia musti lahir.
Manusia musti mati.
Di antara kelahiran dan kematian
bom atom dijatuhkan di Hiroshima dan Nagasaki,
serdadu-serdadu Jepang memanggal kepala patriot-patriot Asia,
Ku Klux Klan membakar gereja-gereja orang hitam Amerika,
Teroris Amerika meledakkan bom di Oklahoma
memanggang orangtua, ibu-ibu, dan bayi-bayi,
Di Miami turis Eropa dirampok dan dibunuh,
Serdadu Inggris membantai pemuda Irlandia,
Orang Irlandia meledakkan bom di London yang tidak aman.

Jangan takut, Ibu!
Jangan mau digertak.
Jangan mau diancam.
Karena ketakutan
meningkatkan penjajahan.

Sungai waktu
menghanyutkan keluh-kesah yang meranggas.
Keringat bumi menyangga peradaban insan
Menjadi uranium dan mercury.

Tetapi jangan takut, ibu!
Bulan bagai alis mata terbit di ulu hati.
Rasi Bima Sakti berzikir di dahi.

Aku cium tanganmu, Ibu!
Rahim dan susumu adalah persemaian harapan.
Kekuatan ajaib insan
Dari zaman ke zaman.

(Hamburg, 30 September 2003)

- - - - - - - - - - - - - - - - -

"Sekali lagi tentang perempuan, sebagai akibat dari pergulatan sosial-ekonomi.."

Perempuan yang Tergusur


Hujan lebat turun di hulu subuh
disertai angin gemuruh
yang menerbangkan mimpi
yang lalu tersangkut di ranting pohon

Aku terjaga dan termangu
menatap rak buku-buku
mendengar suara hujan menghajar dinding
rumah kayuku.

Tiba-tiba pikiran mengganti mimpi
dan lalu terbayanglah wajahmu,
wahai perempuan yang tergusur!

Tanpa pilihan
ibumu mati ketika kamu bayi
dan kamu tak pernah tahu siapa ayahmu.
Kamu diasuh nenekmu yang miskin di desa.
Umur enam belas kamu dibawa ke kota
oleh sopir taxi yang mengawinimu.
Karena suka berjudi
ia menambah penghasilan sebagai germo.

Ia paksa kamu jadi primadona pelacurnya.
Bila kamu ragu dan murung,
lalu kurang setoran kamu berikan,
ia memukul kamu babak belur.
Tapi kemudian ia mati ditembak tentara
ketika ikut demonstrasi politik
sebagai demonstran bayaran.

Sebagai janda dan pelacur
kamu tinggal di gubuk di tepi kali
dibatas kota
Gubernur dan para anggota DPRD
menggolongkanmu sebagai tikus got
yang mengganggu peradaban.
Di dalam hukum positif tempatmu tidak ada.
Jadi kamu digusur.

Didalam hujuan lebat pagi ini
apakah kamu lagi berjalan tanpa tujuan
sambil memeluk kantong plastik
yang berisi sisa hartamu?
Atau kah berteduh di bawah jembatan?

O, Impian dan usaha
bagai tata rias yang luntur oleh hujan
mengotori wajahmu.
kamu tidak merdeka.
Kamu adalah korban tenung keadaan.
Keadilan terletak diseberang highway yang berbahaya
yang tak mungkin kamu seberangi.

Aku tak tahu cara seketika untuk membelamu.
Tetapi aku memihak kepadamu.
Dengan sajak ini bolehkah aku menyusut keringat dingin
dari jidatmu?

O,cendawan peradaban!
O, teka-teki keadilan!

Waktu berjalan satu arah saja.
Tetapi ia bukan garis lurus.
Ia penuh kelokan-kelokan yang mengejutkan,
gunung dan jurang yang mengecilkan hati,
Setiap kali kamu melewati kelokan yang berbahaya
puncak penderitaan yang menyesakan hati,
atau tiba di dasar jurang yang berlimbah lelah,
selalu kamu dapati kedudukan yang tidak berubah,
ya, kedudukan-kedudukan kaum terhina.

Tapi aku kagum pada daya tahanmu,
pada caramu menikmati setiap kesempatan,
pada kemampuanmu berdamai dengan dunia,
pada kemampuanmu berdamai dengan diri sendiri,
dan caramu merawat selimut dengan hati-hati.

Ternyata di gurun pasir kehidupan yang penuh bencana
semak yang berduri bisa juga berbunga.
Menyaksikan kamu tertawa
karena melihat ada kelucuan di dalam ironi,
diam-diam aku memuja kamu di hatiku ini.

Cipayung Jaya
3 Desember 2003
Rendra

- - - - - - - - - - - - - -
"ini juga tentang penderitaan seorang ibu..."

IBU DI ATAS DEBU


perempuan tua yang termangu
teronggok di tanah berdebu
wajahnya bagai sepatu serdadu

ibu,ibu....
kenapa kamu duduk di situ,
kenapa kamu termangu
apakah yang kamu tunggu?

Jakarta menjadi lautan api
mayat menjadi arang
mayat hanyut di kali
apakah kamu tak tahu dimana
kini putramu?
perempuan tua yang termangu
sendiri
sepi
mengarungi waktu
kenapa kamu duduk disitu

ibu,ibu...
dimana rumahmu, dimana
rumahmu?
dimana rumah hukum
dimana rumah daulat rakyat
dimana ada gardu jaga tentara
yang mau melindungi rakyat
tergusur
dimana pos polisi
yang mau membela para
petani dari pemerasan para pejabat
desa

ibu,ibu...
kamu yang duduk termangu
terapung bagai tempurung
di samudra waktu
berapa lama sudah kamu duduk
disitu
berapa hari, berapa minggu, berapa bulan
berapa puluh tahun kamu
termangu di atas debu

apakah yang kamu harapkan
apakah yang kamu nantikan
apakah harapan pensiun buruh di
desa
apakah harapan tunjangan tentara yang
kehilangan satu kakinya
siapa yang mencuri laba dari
rotan di hutan
siapa yang menjarah kekayaan
lautan

ibu,ibu...
dari mana asalmu
apakah kamu dari Ambon, dari
Aceh, dari Kalimantan, dari Irian

nusantara, nusantara...
untaian zamrud yang tenggelam
di lumpur
pengantin yang koyak-koyak
dandanannya
dicemaskan tangan asing
tergolek di kebon kelapa yang
kaya raya

indonesia, indonesia...
kamu lihatlah ibu-ibu kita duduk disitu
teronggok di atas debu
tak jelas menatap apa
mata kosong tetapi mengandung
tuntutan
terbatuk batuk
suara batuk
seperti ketukan lemah di pintu
tapi mulutnya terus membisu

indonesia, indonesia...
dengarlah suara batuk itu
suara batuk ibu-ibu
terbatuk batuk
suara batuk
dari sampah sejarah yang hanyut
di kali

10 Muharram 1340 H, Perguruan Islam Salafiyah Kajen - Pati, Jawa Tengah

- - - - - - - - - - - - - - - - -

Rayu Santi – Santi

Ratap tangis menerpa pintu kalbuku
Bau anyir darah mengganggu tidur malamku

Oh tikar tafakur
Oh bau sungai Tohor yang kotor
Bagaimana aku bisa membaca keadaan ini?

Di atas atap kesepian nalar pikiran
Yang digalaukan oleh lampu-lampu kota yang bertengkar dengan malam
Aku menyerukan namamu,
Wahai! Para leluhur nusantara!

Oh Sanjaya,
Leluhur dari kebudayaan tanah
Oh Purnawarman,
Leluhur dari kebudayaan air
Kedua wangsa mu telah mampu mempersekutukan budaya tanah dan budaya air,
tanah,
air

Oh Resi Kuturan,
Oh Resi Nerarte,
Empu-empu tampan yang penuh kedamaian
Telah kamu ajarkan tatanan hidup yang aneka dan sejahtera
Yang dijaga oleh dewan hukum adat

Oh, bagaimana aku bisa mengerti bangsa bising dari bangsaku ini?

Oh, Kajau Lalido,
Bintang cemerlang tanah ugi
Negarawan yang pintar dan bijaksana
Telah kamu ajarkan aturan permainan di dalam benturan-benturan keinginan yang berbagai ragam di dalam kehidupan
Ade, Wicara, Rabang, dan Wali
Ialah adat, peradilan, Yudis-prodensi, dan pemerincian perkara
Ya, dijaman itu, di Eropa, belum ada
Kode Napoleon 2 abad lagi baru dilahirkan

Oh lihat lah wajah-wajah berdarah
Dari rahim yang diperkosa
Muncul dari puing-puing tatanan hidup yang porak-poranda
Kejahatan kasat mata tertawa tanpa pengadilan
Kekuasaan kekerasan kaki-tangan penguasa berak dan berdahak di atas bendera kebangsaan
Dan para hakim yang tak mau dikontrol korupsinya,
Berakrobat jumpalitan di atas meja hijau mereka

Oh Airlangga,
Raja tampan bagai Arjuna,
Dalam usia 17 tahun
Kau dorong rakyat di desa-desa adat untuk menyempurnakan keadilan hukum adat mereka yang berbeda-beda
Dan lalu kau perintahkan,
Agar setiap adat mempunyai 40 prajurit adat
Yang menjaga berlakunya hukum adat
Sehingga hukum adat menjadi adil, mandiri, dan terkawal
Baru kemudian sesudah itu,
Empu Baradah membantumu menciptakan hukum kerajaan
Yang mempersatukan cara-cara kerjasama antara hukum adat yang berbeda-beda
Sehingga penyair Tantular berseru, Bhineka Tunggal Ika!

Tetapi lihatlah di jaman ini,
Para elit politik
Hanya terlatih untuk jalan-jalan di pasar
Tersenyum, dan melambaikan tangan
Sok egaliter!
Tetapi egalitarianisme tidak otomatis berarti demokrasi

Dengan puisi ini aku bersaksi:
Bahwa hati nurani itu mesti dibakar
Tidak bisa menjadi abu
Hati nurani senantiasa bisa bersemi
Meski sudah ditebang putus di batang
Begitulah,
Fitrah manusia ciptaan Tuhan, yang maha Esa

irfblog. Diberdayakan oleh Blogger.