Popular Posts

irfblogBacklink






Rating for erosisland.blogspot.com

My Ping in TotalPing.com

desain 1

Lawan rasa takut dan jalin silaturahmi dengan sesama rekan alumni.

desain 2

Lawan rasa takut dan jalin silaturahmi dengan sesama rekan alumni.

desain 3

Lawan rasa takut dan jalin silaturahmi dengan sesama rekan alumni.

desain 4

Lawan rasa takut dan jalin silaturahmi dengan sesama rekan alumni.

desain 5

Lawan rasa takut dan jalin silaturahmi dengan sesama rekan alumni.

Jumat, 12 November 2010

Misteri Di balik Kematian Jendral A.W.S. Mallaby


Tepatnya, 27 Oktober 1945. Sekitar pukul 11.00, sebuah pesawat terbang Dakota yang datang dari Jakarta, menebarkan ribuan lembar pamflet di udara Kota Surabaya.

Pamflet itu berisi seruan kepada semua pihak termasuk kepada para warga Kota Surabaya agar melucuti senjata mereka atau mereka menghadapi dilumpuhkan dengan senjata.

“Persons beeing arms and refusing to deliver them to the Allied Forces are liable to be shot,” demikian bunyi pamflet itu.

Bagi para pejuang, isi pamflet tersebut jelas menunjukkan niat Inggris untuk mendudukkan Belanda kembali sebagai penguasa di Indonesia.
Seketika itu juga, sejumlah tokoh Surabaya pun mengadakan pertemuan. Mereka membahas berbagai pertimbangan dan memperhitungkan beberapa kemungkinan. Apabila mereka menyerahkan senjata kepada Sekutu, berarti pihak Indonesia akan lumpuh, karena tidak mempunyai kekuatan lagi. Apabila tidak menyerahkan senjata, ancamannya akan ditembak di tempat oleh pasukan Inggris/ Sekutu.

Kubu Indonesia memperhitungkan, pihak Inggris tidak mengetahui kekuatan pasukan serta persenjataan lawannya. Sedangkan telah diketahui dengan jelas, bahwa kekuatan Inggris hanyalah satu brigade, atau sekitar 5.000 orang. Selain itu mereka baru dua hari mendarat pada 25 Oktober 1945 dan dipastikan tak mengerti liku-liku Kota Surabaya.

Setelah pertemuan rupanya strategi Carl von Clausewitz, pakar teori militer sekutu, yang menjadi keputusan,”Angriff ist die beste Verteidigung” (menyerang adalah pertahanan yang terbaik). maka dengan suara bulat diputuskan tidak menyerah. Perintah diberikan langsung Komandan Divisi Surabaya, Mayor Jenderal Yonosewoyo.

Minggu 28 Oktober 1945, sekitar pukul 04.30 WIB.

Usai shubuh, serangan besar-besaran pun mulai dilancarkan dengan satu tekad, tentara Inggris yang membantu Belanda harus dihalau dari Surabaya.

Serangan itu di luar dugaan pihak Inggris pimpinan Mallaby yang salah satunya melucuti tentara Jepang sesuai dengan isi Perjanjian Yalta. Pihak Inggris pun akhirnya meladeni serangan dan terjadi pertempuran kota.

Timbullah beberapa konflik bersenjata tak seimbang antara kedua pasukan, yang salah satunya terjadi pada 30 Oktober 1945 di dekat Jembatan Merah, Surabaya. Mobil Buick yang ditumpangi Mallaby dicegat oleh pasukan dari pihak Indonesia sewaktu hendak melintasi jembatan dan mengakibatkan terjadi baku tembak yang berakhir dengan tewasnya Mallaby oleh tembakan pistol seorang pemuda Indonesia yang sampai sekarang tidak diketahui identitasnya, dan terbakarnya mobil Mallaby akibat ledakan sebuah granat yang menyebabkan jenazah Mallaby sulit dikenali. Jenderal A.W.S. Mallaby tewas pada 30 Oktober 1945 pukul 20.30 WIB.

Kematian Mallaby inilah yang dianggap kemudian memicu terjadi peperangan lebih besar lagi. Mayor Jenderal E.C. Mansergh, pengganti Mallaby, mengeluarkan ultimatum kepada pasukan Indonesia di Surabaya pada tanggal 9 November 1945 untuk menyerahkan senjata tanpa syarat. Pada tanggal 10 November 1945 pecahlah Pertempuran 10 November karena pihak Indonesia tidak menghiraukan ultimatum ini.

Bagi pihak Indonesia, keberhasil menewaskan seorang jenderal yang memiliki jam terbang tinggi pengalaman memimpin pasukan berperang adalah sesuatu hal membanggakan. Namun terbunuhnya Mallaby justru memantik rasa ingin tahu siapa orang yang berhasil menewaskan Mallaby dan lantas meledakkan mobilnya.

Beberapa pelaku sejarah pun tidak pernah tahu siapa yang berhasil menewaskan Mallaby. Termasuk salah satunya almarhum Roeslan Abdulgani dan beberapa pelaku sejarah lainnya. “Siapa yang menewaskan hingga sekarang tidak ada yang tahu,” ujar almarhum Roeslan dalam sebuah kesempatan.

Sejarawan Surabaya, Suparto Brata juga mengatakan, hingga detik ini siapa yang menewaskan Mallaby tetap menjadi misteri. “Tidak ada yang tahu atau saksi mata yang melihat siapa yang membunuh Mallaby,” ujar Suparto Brata.

Mengenaskannya kondisi Mallaby pun juga sempat menimbulkan perdebatan di internal pemerintahan Inggris kala itu. Dalam sejumlah literatur, Tom Driberg, seorang anggota Parlemen Inggris dari Partai Buruh Inggris (Labour Party), saat itu menyangkal terbunuhnya Mallaby dengan cara licik.

Ia mengatakan, baku tembak yang terjadi di dekat gedung Internatio dipicu kesalahpahaman 20 anggota pasukan India pimpinan Mallaby yang memulai baku tembak dengan pasukan pihak Indonesia.

“Mereka tidak tahu gencatan senjata sedang berlaku karena mereka terputus dari kontak dan telekomunikasi dari Mallaby,” ujar Driberg.
Menurut Tom Driberg, dalam debatnya di Parlemen Inggris, setelah memerintahkan penghentian baku tembak oleh pasukan India tersebut, dalam satu titik dalam diskusi gencatan senjata, Mallaby kembali memerintahkan untuk memulai tembakan kembali.

“Hal ini berarti gencatan senjata telah pecah karena perintah Mallaby dan Mallaby tewas dalam aksi pertempuran, bukan dibunuh secara licik,” lanjut Driberg.

Dalam ceritanya yang dituangkan dalam sebuah buku, almarhum Roeslan Abdulgani juga menceritakan, kalau pertempuran di depan gedung Internatio dipicu oleh tentara Inggris yang terkurung di dalam gedung melakukan tembakan membabi buta ke arah para pejuang.

“Namun siapa yang membunuh, belum pernah ada saksi mata,” ujar almarhum Roeslan. Kematian Mallaby tetap dalam misteri.

sumber : fenz-capri

Selasa, 09 November 2010

Urutan Negara-Negara Korupsi Di Dunia

Korupsi di hampir setengah negara di dunia berkembang semakin banyak dan ini mempengaruhi baik secara langsung maupun nggak langsung ke semua aspek hidup diantara penduduk di setiap negara.Transparency International kembali meluncurkan Corruption Perception Index 2009 pada hari ini secara serentak di seluruh dunia.

Survei ini mengingatkan kita kembali bahwa korupsi adalah fenomena global yang terjadi di seluruh negara di dunia, dengan tingkat kerawanan yang berbeda-beda. Krisis ekonomi global merupakan indikator konkrit bagaimana tidak adanya transparansi dan akuntabilitas di sektor bisnis membuka peluang terhadap korupsi, yang ternyata mampu menyebabkan efek domino yang dapat menghancurkan tata ekonomi dunia.

180 negara masuk dalam pengukuran CPI 2009. Indeks pengukuran memiliki skala antara 0 (sangat korup) sampai dengan 10 (sangat bersih). Sebagian besar negara yang masuk dalam pengukuran ternyata mendapat skor di bawah 5. Indeks tersebut mengukur persepsi terhadap tingkat korupsi pada sektor publik dalam negara yang bersangkutan. CPI adalah indeks gabungan dari 13 poling/survei yang dilakukan oleh 10 lembaga independen.

Sekitar setahun yang lalu, 72 dari 158 negara disurvey oleh grup Transparency International (TI) dan dilabel sebagai negara korupsi, sekarang 74 dari 163 negara masuk ke kategori yang sama. Di sedikit negara, khususnya India, mengatur negara mereka (baru-baru ini) keluar dari grup yang benar-benar korupsi, sementara lainnya, terutama Iran, suka dengan yang model kayak gitu.

CPI didisain untuk mengambil potret sesaat persepsi korupsi di negara yang disurvei. Karena itu, CPI dapat memberikan gambaran awal mengenai situasi korupsi di suatu negara. Namun perangkat analisis CPI tidak dapat memberikan gambaran mengenai penyebab korupsi maupun institusi mana yang perlu diperbaiki dalam suatu negara. Salah satu tujuan dari CPI adalah untuk mendorong dilaksanakannya riset dan analisa yang lain untuk mengetahui hal tersebut di atas.
CPI 2009 menunjukkan bahwa korupsi memiliki korelasi yang sangat kuat dengan konflik dan instabilitas. Asumsi di atas terbukti bila melihat daftar negara-negara yang memiliki indeks terendah antara lain Somalia (1,1), Afghanistan (1,3), Myanmar, Sudan dan Irak (1,5). Di sisi lain, negara-negara dengan indeks yang tertinggi antara lain Selandia Baru (9,4), Denmark (9,3), Singapura dan Swedia sama indeksnya (9,2), dan Swiss (9,0) adalah negara-negara dengan tingkat stabilitas ekonomi dan politik yang tinggi.

SEBALIKNYA TERDAPAT 10 NEGARA DENGAN CPI YANG PALING BURUK DI DUNIA , DIANTARANYA ADALAH :

1. Haiti


Polisi masih menjadi faktor sentral dalam korupsi di Haiti, walaupun ada korupsi hampir di setiap badan pemerintahan. Karena polisi juga orang-orang yang secara resmi dekat dengan orang-orang seperti itu, korupsilah yang mengubah kehidupan asli di Haiti, menyebar ke semua masyarakat dan urusan bisnis selesai. Intinya, gara-gara kebiasaan polisi yang nggak bener.

2. Myanmar


Korupsi kayaknya udah menyebar di negara diktator kejam ini dengan tangan besi yang dipimpin militer, yang tetap ada di penindasan masyarakatnya di semua kalangan. Pembayaran gelap dan ongkos nggak resmi diperlukan buat ngedapetin fasilitas bahkan dari jasa pemerintah paling dasar.

3. Iraq


Muter-muter di negara ini, dimana secara luas struktur masyarakatnya telah hancur, adalah “resep” buat korupsi di semua tingkatan. Disamping penculikan dan uang tebusan, TI resmi mengatakan di survey mereka yang diadakan di pertengahan awal 2006 saat keuangan diatur oleh Coalition Provisional Authority yang sibuk dan akhirnya nggak dibayar lagi. Jadi pemerintah Iraq, dimana korupsi katanya merajalela, mengatur keuangannya sendiri. Bisnisman internasional dari berbagai negara terllibat di pendirian keuangan Baghdad, kredit ekspor, berbagai kontrak dan banyak lagi fungsi kenegaraan dari semua bidang untuk pembayaran gelap.

4. Guinea

Guinea telah berada di krisis politik sejak tiga tahun terakhir. Walaupun sekarang, presiden koruptor telah berkuasa selama 20 tahun, tekanan keras telah diberikan oleh masyarakat untuk perubahan rezim. Serangan publik yang bertahan selama sebulan akhirnya berakhir satu bulan lalu. Ada perselisihan sipil, yang mengharuskan presiden untuk menunjuk seorang mentri utama baru. Yang paling kontroversial, dan yang paling korupsi, adalah perjanjian sektor pertambangan aluminum. Antara bisnismen luar negeri, secara umum, menurut survey I, yang dibutuhkan kalau mau berbisnis di Guinea adalah “membayar orang-orang atas”.

5. Sudan

Penyebabnya adalah pergantian kepemilikan pengeboran minyak di SUdan yang asalnya didominasi oleh sebuah perusahaan Kanada, produser no. 3 di Afrika, ke perusahaan Cina yang mengambil kontrak setelah perusahaan Kanada itu tahu korupsi dan catatan kemanusiaan yang tidak layak terlalu tersebar luas di negeri itu. Sekarang, Cina bertanggung jawab untuk 90% produksi minyak di Sudan, yang juga mengatur aliran munyak melalui pipa besar melalui selatan menuju laut. Perushaan Cina itu telah menolak komentar apapun tentang situasi kemanusiaan dan anggota TI mengatakan mereka tidak terlalu khawatir bila harus membayar pemerintah Khartoum (ibu kota Sudan). Sumpah ternyata orang-orang sipit di sana kejam-kejam.

6. Republik Demokrasi Kongo/Kinshasa


Tembaga di Katanga, dan sumber daya lain di negara ini, emas, uranium dan terutama coltan, mineral langka yang ada di setiap chip telpon, masih menjadi sebab korupsi yang merajalela di negara Afrika ini. Pemilihan presiden yang diadakan bulan lalu di Kinshasha, ibu kota negara ini, dapat sedikit menghentikan korupsi atau setidaknya mengurangi kekerasan. Sang presiden adalah anggota penerima pembayaran rutin dari perusahaan tambang yang ternyata telah dipersiapkan untuk ‘permainan yang menguntungkan’ ini seperti pada saat rezim salah satu pemimpin Africa terkorup, Mobutu Sese-Seko. Pinter banget ya.

7. Chad


Chad yang merupakan salah satu peminjam terbanyak dari Bank Dunia menyalahgunakan bantuannya itu. Hasil pendapatan dari Chad, pipa saluran minyak Kamerun, dibiayai sebagian oleh Bank Dunia dan dioperasikan oleh Exxon Mobil-led consortrium, dikira telah digunakan untuk memberi makan rakyat miskin di negara itu. Ternyata, sekitar 30 juta dollar digunakan untuk membeli senjata untuk menjaga kekuatan pemerintah Presiden Derby Idris. Wah, jadi rakyat nggak lebih penting dari presidennya tuh? Bank Dunia yang diketuai Paul Wolfowitz sangat malu karena masalah itu, lalu menghentikan bantuan lebih dari setahun lalu, tetapi tercapailah sebuah perjanjian dengan Chad bulan Juli lalu dan bantuan dana dilanjutkan. Menurut pihak TI, mereka masih ragu dengan keefektifan bantuan itu.

8.Bangladesh

Masih berlanjut peperangan antara pemerintah dan rakyat sipil akibat penindasan, korupsi di seluruh tingkat pemerintahan, terutama di bagian kehakiman dan lingkaran politik, sering menyimpang hingga ke sektor pribadi. Di bulan Maret, pemerintah baru berlatarbelakang militer memenjarakan sedikitnya 40 pentolan masyarakat bisnis dan petinggi pemerintah dari dua partai teratas dalam pemeriksaan korupsi, pihak TI sedikit terkesan. Masih, setelah lima tahun berlalu di posisi teratas dalam daftar, Bangladesh telah menandatangani rapat United Nations melawan korupsi dan sekarang turun ke no. 8.

9.Uzbekistan

Yang paling korup dari lima negara bekas Republi Soviet dalam daftar, Ubzekistan terperosok ke dalam korupsi, huru-hara dan perselisihan sering terjadi akbiat ketidakterimaan dibawah apa yang Departemen Negarabagian AS katakan sebagau kebijakan otoriter Presiden Islam Karimov, seorang komunis yang membawa rezim lama, yang mana selama perlawanan penindasan kejam, mendorong korupsi yang menembus masyarakat, teramasuk cabang eksekutif. Penyuapan akan memenangkan apapun mulai dari izin institusi pendidikan terkemuka sampai perlakuan menyenangkan di kasus lalu-lintas dan perkara hukum.

10.Equatorial Guinea


Salah satu negara dengan kekuatan minyak terkecil, sekarang juga salah satu terkorup. Seperti yang lainnya, penyebabnya adalah perusahaan minyak besar yang beroperasi di sana, bagian dari Exxon Mobil, yang seperti main-main di sana, walaupun presiden koruptor Teodoro Obiang Nguema punya kekuatan. Sekarang, walalupun memungkinkan untuk memulai bisnis dalam dasar yang beralasan, terdapat satu peraturan yang mengatakan 30% dari biaya, termasuk keuntungan minyak pergi ke dompet Nguema. Sekarang, sistem korupsi menjadi lebih rasional dan teratur dari sebelumnya yang dimintai mendekati jumlah total.

Bagaimana dengan Indonesia ?

Pemerintahan yang dipimpin Susilo Bambang Yudhoyono dan Boediono haruskah berbangga atau tidak bila melihat hasil yang dikeluarkan Transparency Internasional Indonesia baru-baru ini. Berdasarkan prestasi indeks korupsi (IPK) yang dikeluarkan lembaga tersebut, Indonesia berada di peringkat 111 dunia dan peringkat 5 di kawasan Asia Tenggara dalam hal negara yang bersih dari korupsi.

Todung Mulya Lubis selaku Ketua Badan Transparency Internasional Indonesia menyatakan peringkat ini sebenarnya sudah membaik di banding tahun lalu dimana dalam pada 2008 negara ini menduduki posisi 126 di dunia. Namun, bukan berarti pemerintah dapat tersenyum karena penghitungan ini belum melihat faktor terbongkarnya kasus dugaan korupsi yang dilakukan oleh KPK dan Polri.

Adapun negara-negara kawasan asia tenggara yang memiliki IPK dibawah Indonesia adalah Vietnam, Filipina, Kamboja, Laos, dan Myanmar. Sementara, Singapura, Brunei Darussalam, Malaysia, dan Thailand menempati peringkat yang lebih baik daripada Indonesia.
Korupsi adalah musuh bersama masyarakat yang harus segera diberantas di negeri ini. Tidak ada kata-kata penawaran lagi. Mari jadikan Indonesia sebagai negara bebas dari segala bentuk kejahatan.

CPI 2009 Indonesia

Skor Indonesia dalam CPI 2009 adalah 2,8. Skor ini dapat dibaca bahwa Indonesia masih dipandang rawan korupsi oleh para pelaku bisnis maupun pengamat/analis negara. Skor Indonesia yang sangat rendah menunjukkan bahwa usaha pemberantasan korupsi masih jauh dari berhasil dan komitmen pemerintah terhadap terbentuknya tata kelola pemerintahan yang lebih baik harus dipertanyakan. Ini sangat memprihatinkan apalagi bila skor Indonesia dibandingkan dengan negara-negara tetangga seperti Singapura, Brunei Darussalam (5,5), Malaysia (4,5), dan Thailand (3,3).
Pada CPI 2008, Indonesia mendapat skor 2,6. Kenaikan sebesar 0,2 tersebut tidak perlu dilihat sebagai suatu prestasi yang harus dibangga-banggakan karena:
  • Skor 2,8 masih menempatkan Indonesia sebagai negara yang dipersepsikan korup
  • Perubahan skor 0,2 tidak terlalu signifikan
Namun di sisi lain, metode CPI menyatakan bahwa perubahan skor dapat terjadi apabila terjadi perbaikan atau perubahan yang dapat terobservasi dengan jelas. Menurut analisa dari Transparency InternationaI Indonesia hal ini dapat dikaitkan pada dua hal, yaitu prestasi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan reformasi Departemen Keuangan. Meskipun tidak berkorelasi langsung dengan meningkatnya skor CPI Indonesia, perubahan yang terjadi di dua institusi tersebut menurut TI-Indonesia cukup signifikan dan dapat diobservasi dengan jelas.

Usaha KPK dalam pemberantasan korupsi relatif baik dibanding dengan institusi penegak hukum lain di Indonesia. KPK cukup konsisten dalam kerjanya, dan karenanya kepercayaan masyarakat kepadanya semakin tinggi. Indikator yang bisa dilihat secara langsung terlihat dari besarnya dukungan masyarakat terhadap KPK dalam perkembangan terakhir konflik KPK dan Polri. Sementara itu, reformasi di Departemen Keuangan juga dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat dan pelaku bisnis, terutama di bidang pajak dan bea cukai.

Prestasi dua institusi tersebut, sayangnya belum diikuti dengan perubahan signifikan di institusi publik lain di negara ini. Perkembangan terakhir bahkan menunjukkan ada usaha sistematis melemahkan KPK yang dilakukan oleh oknum yang belum diketahui identitasnya. Sementara institusi kejaksaan dan kepolisian yang seharusnya menjadi garda depan penegakan hukum, semakin terpuruk akibat ulah oknum-oknum di dalamnya.

sumber : fenz-capri

Jumat, 05 November 2010

Referensi Film-Film Yang Menjadi Kontroversi

Oclock Work Orange:

A Clockwork Orange adalah film karya sutradara Stanley Kubrick tahun 1971
yang didasarkan pada buku berjudul sama karya Anthony Burgess.
Dibintangi antara lain Malcolm McDowell dan Patrick Magee.

Bercerita tentang Geng Remaja yang hobby melakukan tindak kriminal (kekerasaan dan pemerkosaan)
sampai akhirnya sang pimpinan geng Alex tertangkap oleh polisi dan di cuci otaknya.
A Clockwork Orange ketika diluncurkan mendapat kecaman dari berbagai pihak
karena adegan-adegannya yang dianggap tidak pantas tayang.
Banyak pihak mengatakan bahwa orang-orang akan terilhami dan meniru perbuatan Alex dalam film tersebut dalam kehidupan nyata.
Walau pun demikian film ini dinominasikan untuk piala Oscar sebagai film terbaik walaupun kemudian kalah dari The French Connection.

Di Britania Raya, Kubrick mendapat ancaman mati lewat telepon dari seseorang tak dikenal yang membenci film ini.
Karena Kubrick takut akan keselamatan keluarganya, ia menarik film ini dari peredaran di seluruh Britania Raya.

scene movie :

Basic Instinct:


Karya PAUL VERHOEVEN
Seorang detektif (Michael Douglas) yang bertugas menyelidiki
seorang penulis biseksual (Sharon Stone) yang diduga membunuh pacar2 prianya dengan pemecah es.

Kontroversinya:
1. Para Aktivis Kaum Gay keberatan dengan penggambaran
lesbian membenci pria diawal opening film tersebut.

2. Terlalu banyak adegan panas yang terlewat oleh badan sensor,
termasuk adegan tersohor saat Sharon Stone menyilangkan kakinya ketika sedang diinterogasi polisi.
(doi kagak pake CD!)
movie scene :

The Exorcist:


The Exorcist adalah sebuah film horor Amerika Serikat
yang diadaptasi dari novel tahun 1971 dengan judul yang sama karya William Peter Blatty,
mengenai seorang gadis kecil yang kerasukan setan dan usaha nekat ibunya yang mencoba menyembuhkan putrinya
lewat eksorsisme (ritual pengusiran setan) yang dilakukan oleh dua orang imam Katolik

Film ini banyak menampilakan dialog2 yang kelewat batas,
kata2 kotor (saat itu masih jarang sekali film yang memuat bahasa vulgar)
termasuk penghinaan terhadap Tuhan dan Agama.

Selain dianggap sebagai film Horror terbaik sepanjang masa,
film ini juga disebut2 sebagai film paling menguntungkan (dari segi financial ) sepanjang masa.

movie scene :

Aladdin:


Karya Sutradara RON CLEMENTS AND JOHN MUSKER (1992)
Semua pasti sudah tahu jalan cerita Aladdin
bersama jin dari lampu ajaibnya.
Kontroversinya:
The American-Arab Anti-Discrimination Committee (Komite Anti-Diskriminasi Amerika-Arab )

menolak keras sebuah dialog dalam film tersebut yang menggambarkan bahwa
“orang Arab akan memotong telinga Anda
jika mereka tidak seperti wajah Anda.''

Hasilnya pihak Studio Film merubah dialog tersebut untuk rilis berikutnya.

The DaVinci Code:


Film berdasarkan Novel controversial karya Dan Brown disutradai Todd Horward
Mungkin semua sudah banyak tahu kontroversinya,
karena film ini menceritakan Yesus Kristus pernah menikah dan memiliki keturunan,
tentu bertentangan dengan keyakinan dari umat nasrani.

Pada saat pembuatan film di Lincolnshire Inggris,
sekitar ratusan orang berdemo menentang pembuatan film tersebut.

Brokeback Mountain:


Sutradara Ang Lee
Film yang mendapatkan banyak sekali penghargaan ini
sempat menerima banyak protes karena menceritakan kehidupan sepasang kekasih sejenis (alias homo) dan terlalu vulgar,
apalagi saat film ini dirilis, di Amerika sedang hangat2nya isu persamaan hak kaum gay/lesbian hingga sampai ke meja parlemen.

JFK:



Karya Oliver Stone,
Tentang pembunuhan Presiden John F Kennedy,
film ini menuai kontroversi karena sempat dicekal oleh pemerintah Amerika,
yang menganggap film ini menceritakan kebohongan2 yang dapat merubah citra pemerintahan………
jadi inget zaman orde baru.

Cannibal Holocaust:


Film Karya Ruggero Deodato
Menceritakan tentang pembuatan sebuah documenter
mengenai kehidupan para suku kanibal di Amazon
oleh 4 mahasiswa, akhirnya?
Mereka jadi hidangan makan siang.
Pada 1980 setelah pemutaran premier di Milan (kota asal sang Produser),
Pengadilan setempat langsung menyita film tersebut.
Deodato serta merta dijebloskan ke penjara, hal ini dikarenakan pihak berwenang merasa film bukan rekaan,
dan kematian para korban di film tersebut adalah tanggung jawabnya.

Beruntung Para Aktor (yang kebanyakan adalah actor murah bergaji rendah )
akhirnya muncul di TV menjelaskan kejadian sebenarnya,
bahwa ini semua hanya film

movie secene :

Calligula:



Karya Tinto Brass
Menceritakan tentang kaisar controversial Romawi, Calligula
Film ini menuai kontroversi, karena merupakan film kolosal dengan rate XXX (alias bokep) yang menghabiskan biaya terbesar dalam sejarah. Berhubung banyak bioskop yang menolak memainkannya, film ini termasuk film paling merugi dalam sejarah.
movie scene:

Minggu, 10 Oktober 2010

Awal Mula Freeport Sulphur Company Bernapas Lega di Indonesia

"Memang demikian pentingnya Indonesia bagi Amerika Serikat, maka dengan cara apapun sumber kekayaan alam yang sudah dieksploitir oleh AS di Negeri ini , tidak akan pernah dilepaskan"


Awal mula :


Naiknya Soeharto ke tampuk pimpinan membuat Freeport Sulphur Company bernapas lega. ketika UU no 1/1967 tentang Penanaman Modal Asing (PMA) yang draftnya dirancang di Genewa-Swiss, dan didiktekan oleh Rockefeller, disahkan tahun 1967, maka perusahaan asing pertama yang kontraknya ditandatangani Suharto adalah Freeport Sulphur Company! Inilah kali pertama kontrak pertambangan yang baru dibuat. Jika di zaman Soekarno kontrak-kontrak dengan perusahaan asing selalu menguntungkan Indonesia, maka sejak Suharto berkuasa, kontrak-kontrak seperti itu malah merugikan Indonesia. (baca Melihat dan Membaca Sejarah Bangsa Sendiri)

Berikut diantara kerugian-kerugian yang tercatat dalam perjanjian :

  • Perusahaan yang digunakan adalah Freeport Indonesia Incorporated, yakni sebuah perusahaan yang terdaftar di Delaware, Amerika Serikat, dan tunduk pada hukum Amerika Serikat. Dengan lain perkataan, perusahaan ini merupakan perusahaan asing, dan tidak tunduk pada hukum Indonesia.
  • Tidak ada kewajiban bagi Freeport untuk melakukan community development. Akibatnya, keberadaan Freeport di Irian Jaya tidak memberi dampak positif secara langsung terhadap masyarakat setempat. Pada waktu itu, pertambangan tembaga di Pulau Bougenville harus dihentikan operasinya karena gejolak sosial.
  • Pengaturan perpajakan sama sekali tidak sesuai dengan pengaturan dalam UU Perpajakan yang berlaku, baik jenis pajak maupun strukturnya. Demikian juga dengan pengaturan dan tarif depresiasi yang diberlakukan. Misalnya Freeport tidak wajib membayar PBB atau PPN.

Tidak kurang dari 200 trilyun /th emas ini telah dijarah oleh Freeport sejak Rezim Suharto berkuasa, sebagai bulubekti/balas jasa.

Bila kita tidak mencermati sejarah BIROKRASI Negeri ini , kita tidak akan mengira bahwa apa yang terjadi saat ini sebetulnya merupakan rangkaian dari peristiwa peralihan rezim dari ORDE LAMA menuju ORDE BARU. Dalam semua tulisan saya, selalu saya ungkapkan pertanyaan saya “Apakah Negeri ini sudah merdeka ?“ hal ini selalu saya pertanyakan mengingat secara kenyataannya Sejak Rezim Suharto berkuasa, ketergantungan Negeri ini pada Amerika Serikat, seakan tanpa bantuan Amerika Serikat, Republik ini kan runtuh!

Hal itu bisa dimengerti karena memang kenyataanyalah Para politisi & Pemimpin Negeri ini sangat bergantung pada AS tanpa menghiraukan kepentingan rakyatnya. Kekuatan Politik dan Calon Presiden, seakan harus minta restu Negara Adidaya itu agar meraih kemenangan. Elit Politik kita senantiasa khawatir, bila tidak mendapat Restu dari AS, maka kondisi perekonomian Negeri ini akan sangat terpuruk. Benarkah AS sangat memperhatikan Indonesia ?

Yang sangat mengejutkan adalah testimoni di luar persidangan dari Gayus Holomoan Tambunan, tentang keterlibatan CIA dalam kasusnya yang diketahui oleh Pembantu Presiden yang berarti Presiden juga sudah tahu. Keterlibatan CIA disini berarti memang masalah Gayus Tambunan adalah perkara besar. Karena tidak satupun peristiwa besar di Negeri ini yang tidak terlibat didalamnya (CIA). Runtuhnya Orde Lama peran CIA ada disana, Runtuhnya Orde Baru peran CIA ada disana, selama Orde Reformasi pun ternyata juga ada CIA disana.

Dari delapan belas kebohongan, semestinya yang paling dulu ditanggapi dan dimasukkan dalam 12 Instruksi Presiden adalah kasus besar yang sangat merugikan Negara dan hajat hidup Rakyat Indonesia. Tapi malahan hal ini seakan dilupakan, yaitu masalah Freeport di Timika. Telah terungkap bahwa Freeport telah menguras kekayaan Indonesia sampai senilai diatas 200 Trilyun Rupiah/tahun . Itu baru dari tambang emas dan tembaga. Apakah hanya emas dan tembaga yang ada disana? Ada sumber yang dapat dipercaya bahwa Uranium telah ditambang secara illegal , tapi Pemerintah Negeri ini tidak berani berbuat apa-apa. Bantuan yang diberikan Amerika terhadap Indonesia, sebenarnya tidak lebih dari 10 % dari yang telah dijarah oleh Amerika Serikat dinegeri ini, melalui Exxon Mobil dan Freeport.

Timika yang tergadai, kapan bisa kembali ?
Mengharap Tambang Emas di Timika kembali kepangkuan RI, seperti pungguk merindukan bulan.

Baca Juga : Bom Waktu Yang Ditanam Suharto Meledak Di Pangkuan SBY

irfblog. Diberdayakan oleh Blogger.