Popular Posts

irfblogBacklink






Rating for erosisland.blogspot.com

My Ping in TotalPing.com

desain 1

Lawan rasa takut dan jalin silaturahmi dengan sesama rekan alumni.

desain 2

Lawan rasa takut dan jalin silaturahmi dengan sesama rekan alumni.

desain 3

Lawan rasa takut dan jalin silaturahmi dengan sesama rekan alumni.

desain 4

Lawan rasa takut dan jalin silaturahmi dengan sesama rekan alumni.

desain 5

Lawan rasa takut dan jalin silaturahmi dengan sesama rekan alumni.

Senin, 13 September 2010

Mau Tahu Asal Muasal Kata "Bajingan"

oleh Irwan Firdaus

Sering kita mendengar kata makian "bajingan" yang sering terlontar dari mulut orang-orang yang lagi marah, berkelahi, atau frustasi.

Tapi apakah kalian tahu arti asli dari kata "bajingan" itu sendiri?

Badjingan adalah sebuah istilah yang muncul di Tanah Jawa untuk menunjuk seorang pengendara gerobak sapi.
Dalam salah satu novel triloginya Ahmad Tohari, Ronggeng Dukuh Paruk, istilah ini akan sering kita temui. Lantas kenapa istilah badjingan kemudian bergeser menjadi sebuah kata makian, padahal kata itu adalah merujuk pada profesi seseorang.

Mungkin gara-gara cerita berikut di bawah ini :

Dahulu kala sekitar tahun 1940-an, didaerah Notog - Banyumas, sarana transportasi itu sangat sulit untuk ditemui. Masyarakat yang ingin berkegiatan di kota seperti berdagang, atau hanya mejeng biasanya menggunakan jasa gerobak sapi (baca: nebeng).

Badjingan merupakan satu-satunya alat transportasi yang bisa diandalkan oleh masyarakat pinggiran untuk membawa mereka ke kota, selain berjalan kaki tentunya.

Namun, kedatangan badjingan ini tidaklah tentu, kadang bisa siang hari, pagi hari, bahkan tengah malam. Karena ketidakpastian waktu tersebut itulah, masyarakat yang ingin "nebeng", (kalau nggak beruntung ya, bisa berjam-jam me nunggu itu badjingan), sering memunculkan kalimat umpatan yakni "Bajingan suwe temen sih tekane!" yang artinya : "Bajingan lama banget sih datangnya".

Dari situ badjingan konon mengalami pergeseran makna menjadi kata umpatan.
Dahulu pun, umpatan bajingan hanya digunakan sebagai analogi atas keterlambatan sesuatu atau seseorang, misalnya "Sekang ngendi bae koe, suwe temen sih kaya bajingan" yang artinya : "Darimana saja kamu, kok lama bener kayak bajingan".

Namun, pada masa sekarang bajingan menjadi kata umpatan yang lebih umum dan tidak merujuk pada kekesalan mengenai keterlambatan atas sesuatu...

Tanya:
masa sih? saya kira bajingan itu sejenis hewan bajing loncat...???
Jawab:
Bajingan yang saya maksudkan di sini adalah berdiri sebagai sebuah "kata yang utuh", tidak memiliki imbuhan apapun.

Dan kalau kata bajingan yang binatang itu, berasal dari kata "Bajing" yang dibubuhi akhiran "an", yang merubahnya dari kata benda menjadi kata sifat. Jadi, "bajing-an" berarti kelakuannya seperti bajing.

Kata-kata "bajingan" yang ini banyak di temukan di daerah Utara Jawa-Tengah. Yang sering digunakan sebagai makian kepada seseorang yang meresahkan semacam maling, preman, bromocorah, anak nakal, dan lain sebagainya.

Rabu, 08 September 2010

Iran Klaim Bersih dari Stuxnet

oleh Irwan Firdaus

Setelah terancam dari serangan Stuxnet, Iran akhirnya mengklaim jika komputer yang ada di negara mereka kini telah bersih dari infeksi virus tersebut. "Komputer industri yang terinfeksi Stuxnet sudah bersih dan telah kami kembalikan ke tempat semula. Tidak ada lagi komputer yang mengidap Stuxnet," ujar wakil menteri perindustrian Iran Mohsen Hatam, seperti dikutip melalui AFP, Senin (4/10/2010). Menurut Hatam, virus tersebut telah mampu menginfeksi semua komputer yang ada karena lemahnya keamanan firewall yang tersimpan di komputer. Namun kini semua platform komputer yang ada telah dibersihkan dan komputer telah berada di posisi semula serta dapat digunaan kembali.

Dipaparkan Hatam, virus ini ternyata didesain dan disebar sejak setahun lalu ke Iran. Tujuannya tidak lain dan tidak bukan adalah untuk mengumpulkan informasi industri yang ada dalam komputer perusahaan. Stuxnet sendiri memang telah teridentifikasi sejak Juni lalu. Virus ini berhasil melemahkan sistem yang kebanyakan digunakan oleh Siemens. Meski komputer yang terinfeksi paling banyak berada di Iran, namun negara lain seperti India, Indonesia dan Pakistan juga turut terinfeksi. Analis mengatakan jika Stuxnet diciptakan dengan target utama fasilitas nuklir Iran, terutama fasilitas pembangkit listrik tenaga atom pertama buatan Rusia, yang terletak di Bushehr - Teheran, Iran.

Sumber : okezone.com

Senin, 06 September 2010

Jangan Sampai Kebelet Pipis Di Tembok China

oleh Irwan Firdaus

Tembok China memiliki sejarah leluhur yang patut kita kunjungi dan lestarikan. Kemegahan Tembok besar China sudah terkenal di seluruh dunia, mungkin kita tidak bisa membayangkan betapa beratnya proses pembangunan tembok ini dan pastinya banyak memakan banyak korban yang meninggal pada saat itu.

Buat anda yang ingin pergi kesana sebaiknya benar-benar mempersiapkan fisik dan mental untuk menjelajahi tembok tersebut karena tembok China terletak di atas pegunungan dengan jarak tempuh yang sangat panjang.

Hal yang paling vital saat sudah sampai di tembok China, sebelum naik ke tempat wisata sebaiknya kita pipis dulu agar tidak kebelet di tengah jalan. Kalo sampai kebelet gimana? Ya. Lihat saja ilustrasi gambar di bawah dan anda bisa menyimpulkannya sendiri... ha..ha..ha..ha.. 



Minggu, 05 September 2010

TOP SECRET

oleh Irwan Firdaus

Sebuah dokumen berklasifikasi sangat rahasia (TOP SECRET) bocor ke tangan wartawan. Dokumen ini adalah laporan CIA kepada Pentagon yang sebenarnya akan diteruskan ke Gedung Putih. Menurut dokumen tsb, setelah Irak, Indonesia akan jadi sasaran berikutnya. Tapi intel2 CIA yang lebih dahulu diterjunkan ke Indonesia, menyimpulkan bahwa jika diteruskan maka perang tsb akan menjadi sangat mahal biayanya dan dipastikan AS akan menderita banyak kerugian. Ini isi dokumen yang telah diterjemahkan unofficial ke dalam Bahasa Indonesia:
———— ——— ——— ——— ——— ——– Kepada Yth. Kepala Staf Gabungan Jenderal Richard Myers
Tembusan: Direktur CIA Rencana penyerangan ke Indonesia sebaiknya dipertimbangkan lagi mengingat mahalnya biaya yang akan timbul dari peperangan tersebut.
Berikut data-datanya:
Begitu memasuki perairan, Armada ketujuh kita akan dihadang pihak Bea Cukai karena membawa masuk senjata api dan peralatan tanpa surat izin dari pemerintah RI. Ini berarti kita harus menyediakan “uang damai”. Coba hitung berapa besarnya jika peralatan yang dibawa sedemikian banyak.----------- Kemudian bila kita mendirikan base camp militer, bisa ditebak di sekitar base camp pasti akan banyak dikelilingi tukang bakso, tukang es kelapa, lapak VCD bajakan, sampai obral celana dalam Rp 10.000 dapat 3. Belum terhitung jika pedagang komedi puter juga ikut mangkal di sekitar base camp.---------- Kemudian kendaraan tempur serta tank-tank lapis baja yang diparkir dekat base camp akan dikenakan retribusi parkir oleh petugas dari dinas perparkiran daerah maupun preman-preman sekitar. Jika dua jam pertama dikenakan Rp 10.000 (tarif untuk orang bule), berapa yang harus dibayar oleh pemerintah AS jika kendaraan harus parkir sebulan atau setahun lebih seperti di Irak sekarang ini. Belum lagi pengusaha parkir swasta yang bisa melobi Gubernur untuk menaikkan tarif parkir. Lobi itu sangat mulus karena salah satu komisaris di sebuah perusahaan parkir terbesar di Jakarta itu adalah mantan pejabat tinggi.------------ Belum lagi di sepanjang jalan menuju lokasi base camp kita harus menghadapi para “Pak Ogah” yang berlagak mengatur jalan sambil memungut biaya dari kendaraan yang memutar. Bisa dibayangkan berapa recehan yang harus disiapkan jika harus melakukan operasi tempur menuju pusat-pusat musuh seperti Cilangkap. Dari Tanjung Priok (pelabuhan tempat Kapal Induk merapat dan lokasi pasukan mendarat) ke Cilangkap saja ada berapa pertigaan, perempatan dan putaran. Suatu kerepotan besar jika rombongan pasukan harus berkonvoi. Karena konvoi yang berjalan lambat pasti akan dihampiri para pengamen, dan anak-anak jalanan. Ini berarti harus mengeluarkan recehan lagi.-------- Belum lagi jika di jalan bertemu polisi bokek, udah pasti kena semprit karena konvoi tanpa izin terlebih dahulu. Bayangkan berapa uang damai yang harus dikeluarkan untuk polantas-polantas itu. Itu baru polantas Pak Myers. Belum petugas DLLAJ. Anda harus melihat sendiri bagaimana mereka beraksi. Kendaraan2 dan tank2 itu kan belum di kir. Itu pertanda buruk. Setiap kali kir, berapa uang yang harus kita keluarkan untuk membayar yang resmi dan tidak resmi.---------- Belum lagi kalau mau menyerbu KODAM di daerah lain. Kita harus melewati jembatan Timbang milik DLLAJ. Siapkan saja uang pelicin yang lebih banyak.--------- Di base camp militer , tentara AS sudah pasti tidak bisa tidur nyenyak, karena banyak nyamuk akibat sangat tidak higienisnya lingkungan sekitar. Ini bisa dibasmi dengan penyemprotan dari dinas kesehatan. Lagi-lagi harus menyiapkan amplop untuk mereka.---------- Tentara AS juga nggak bisa jauh2 dari peralatan perangnya, karena disekitar base camp sudah mengintai pedagang besi loakan yang siap mempreteli peralatan perang canggih yang kita bawa. Kurang waspada sedikit saja, tank Abrams kebanggaan kita bakal siap dikiloin.--------- Belum lagi para pencuri kendaraan bermotor yang sudah siap beraksi dengan kunci T-nya bakal merebut jip-jip perang kita yang kalau didempul dan cat ulang bisa dijual ke pasar gelap atau pasar spare part hasil curian ranmor di Cinangka. Peralatan telekomunikasi kita, yang menjadi alat vital dalam pertempuran, juga harus dijaga ketat, karena bandit kapak merah sudah mengincar peralatan itu.---------- Di samping itu juga ada aturan wajib lapor kalau bawa tamu jika lebih dari 1 x 24 jam, dan harus izin RT setempat. Belum RW dan kelurahan. Berapa banyak meja yang harus dilalui dengan amplopan.----------
Membayangkan ini semua, kami mewakili intel CIA di lapangan sepakat untuk meninjau ulang rencana penyerangan ke Indonesia . ————————————————————————————————————————— Informasi ini aku peroleh dari salah satu forum online. Semoga belum bocor ke tangan para petinggi TNI kita.

[just kidding] 


Forum Kaskus

irfblog. Diberdayakan oleh Blogger.