Popular Posts

irfblogBacklink






Rating for erosisland.blogspot.com

My Ping in TotalPing.com

desain 1

Lawan rasa takut dan jalin silaturahmi dengan sesama rekan alumni.

desain 2

Lawan rasa takut dan jalin silaturahmi dengan sesama rekan alumni.

desain 3

Lawan rasa takut dan jalin silaturahmi dengan sesama rekan alumni.

desain 4

Lawan rasa takut dan jalin silaturahmi dengan sesama rekan alumni.

desain 5

Lawan rasa takut dan jalin silaturahmi dengan sesama rekan alumni.

Rabu, 30 Januari 2013

Beautiful & Human Dress Court

Gallery Beautiful Human Dress Court



Selasa, 29 Januari 2013

Seni Photo Pornografi ala China

Menikmati hasil seni photo pornografi ala china

Foto-foto ini di sajikan, khusus buat yang usianya lebih dari 18 tahun (+).
Harap maklum :

Minggu, 27 Januari 2013

BNN Gerebek Rumah Raffi Ahmad

Badan Narkotika Nasional (BNN) membekuk artis Raffi Ahmad, Irwansyah dan istrinya, Zaskia Sungkar, serta anggota DPRD dari PAN yang juga artis Wanda Hamidah. Mereka diduga sedang menggelar pesta narkoba saat berada di kediaman Raffi Ahmad di kawasan Lebak Bulus, Jakarta Selatan.

"Total ada 17 orang, ada beberapa orang artis," kata Kepala BNN Irjen Pol Anang Iskandar di kantornya, Jakarta Timur, Minggu (27/1/2013).

Saat ini, kata Anang, 17 orang yang diciduk itu masih menjalani pemeriksaan di kantor BNN. Soal peran masing-masing mereka yang dibekuk, Anang belum bisa memutuskan.

"Statusnya masih dalam pemeriksaan polisi. Masih diperiksa tim BNN. Pemeriksaan laboratorium juga sedang dilakukan," ujar mantan Kepala Divisi Humas Mabes Polri ini.

Menurut Anang, hasil uji laboratorium bisa dilihat sekitar satu jam lagi. Anang menyebut, salah satu barang bukti yang ditemukan adalah ekstasi.

"Ekstasi yang sudah dihancurkan dan dimasukkan ke dalam kapsul," tegas Anang lagi.

PT. Palindo Berpeluang Mendapat Kontrak Baru Pembuatan KCR-40

Sejumlah prajurit TNI mengikuti upacara peresmian Kapal Cepat Rudal (KCR) KRI Beladau di Dermaga Batu Ampar, Batam, Jumat (25/1). KCR produksi nasional tersebut memiliki spesifikasi teknologi tinggi dengan panjang 44 meter serta mampu berlayar dengan kecepatan 30 knot. (Foto: ANTARA/Maha Eka Swasta/Koz/13)

26 Januari 2013,Jakarta: Kementerian Pertahanan berencana untuk menyerahkan sisa kontrak kebutuhan kapal cepat rudal 40 kepada PT. Palindo Marine, Batam. Sebelumnya perusahaan ini sukses memproduksi KRI Clurit 641, KRI Kujang 642 dan KRI Beladau 643.

Palindo masih punya 'hutang' satu unit KCR 40 lainnya yang ditargetkan rampung akhir tahun ini. Jika selesai, TNI AL akan memiliki empat unit kapal dari 16 unit KCR 40 yang ditargetkan hingga tahun 2019 mendatang.

"Dari kajian TNI AL, kami cenderung untuk menyerahkan kontrak produksi KCR 40 kepada Palindo," ujar Kepala Badan Perencanaan Pertahanan Mayor Jenderal Ediwan Prabowo kepada Tempo, Jumat, 25 Januari 2013 usai menerima protocol of delivery KRI Beladau 643 dari Palindo.

Palindo Marine sendiri baru menandatangani kontrak untuk produksi empat unit kapal cepat rudal dari 16 kapal yang ditargetkan dalam target minimum pengadaan alat utama sistem persenjataan. "Pertimbangan untuk meneruskan kontrak dengan Palindo antara lain masalah perawatan kapal," ujar dia.

Direktur Utama Palindo Marine Harmanto mengaku siap untuk meneruskan kontrak produksi KCR 40. "Kami tidak masalah jika target pengadaan kapal dipercepat," kata Harmanto.
(Foto: Tribunnews Batam/Argyanto)

Pembuatan KCR 40, ujar dia, membutuhkan waktu 12 bulan untuk setiap unit. "Tapi tidak masalah karena kami bisa kerjakan secara paralel." Ahak--panggilan akrab Harmanto, mengaku mampu membangun lima kapal cepat rudal sekaligus.

Namun Kementerian Pertahanan mengakui masalah pendanaan masih menghambat percepatan produksi KCR 40. Tiga unit kapal yang sudah diproduksi, seluruhnya menggunakan skema pinjaman dalam negeri. Bank Mandiri selaku bank milik pemerintah ikut membiayai pembuatan kapal senilai Rp 75 miliar per unit.

Kapal cepat rudal sepanjang 44 meter ini terbuat dari high tensile steel pada bagian lambung dan aluminium alloy di bagian atas. KCR 40 dapat melaju hingga 30 knot, atau kurang lebih 60 kilometer per jam. 
Menteri Pertahanan Purnomo Yusgiantoro (kedua kiri) menerima cendera mata "Beladau" disaksikan Panglima TNI Laksamana Agus Suhartono (kedua kanan), Kasal Laskdya TNI Marsetio (tengah) dan Wakil Direktur Utama Bank Mandiri Riswinandi seusai meresmikan Kapal Cepat Rudal (KCR) KRI Beladau di Dermaga Batu Ampar, Batam, Jumat (25/1). ANTARA/Maha Eka Swasta

irfblog. Diberdayakan oleh Blogger.