Popular Posts

irfblogBacklink






Rating for erosisland.blogspot.com

My Ping in TotalPing.com

desain 1

Lawan rasa takut dan jalin silaturahmi dengan sesama rekan alumni.

desain 2

Lawan rasa takut dan jalin silaturahmi dengan sesama rekan alumni.

desain 3

Lawan rasa takut dan jalin silaturahmi dengan sesama rekan alumni.

desain 4

Lawan rasa takut dan jalin silaturahmi dengan sesama rekan alumni.

desain 5

Lawan rasa takut dan jalin silaturahmi dengan sesama rekan alumni.

Kamis, 19 Agustus 2010

Ada 9 Sifat Gadis Yang Mungkin Tidak Dinikahi Oleh Laki-laki

oleh Irwan Firdaus

Sebuah penelitian yang dilakukan oleh jurusan psikologi (ilmu jiwa) pada Fakultas Adab (sastra) di Universitas Zaqaqiq, Mesir dengan judul: "Kepribadian Remaja Putri, Tata Cara kesiapan Jiwa dalam Menghadapi Pernikahan, dan Masa Perubahan Jiwa Pasca Nikah Secara Khusus" menyimpulkan ada 9 tipe gadis yang tidak diminati oleh para pemuda:

Pertama: Gadis Pencemburu

Pencemburu adalah sifat pertama kali yang dihindari oleh para pemuda dari calon istri-istri mereka. Cemburu disini bermakna keraguan. Para pemuda itu menuntut adanya sebagian sifat cemburu yang memperkuat ikatan cinta, akan tetapi mereka menolak ketidak percayaan (keraguan) yang menimbulkan petaka dalam kehidupan rumah tangga. Mereka menginginkan kepercayaan dari para istri mereka, dan tidak suka jika mereka menceritakan atau mengungkap setiap langkah yang dilaluinya.

Kedua: Gadis Egois, sok menjadi ratu

Adapun gadis yang kedua adalah gadis yang egois, ingin berkuasa, menginginkan dari suaminya segenap kecintaan, ketundukan, dan kepasrahan hanya kepadanya saja. Dia akan marah jika melihat suaminya lebih mementingkan orang lain atau mencintai selain dirinya. Seperti cemburu kepada kerabat suami, atau teman-temannya. Perbuatan ini kadang menimbulkan banyak permasalahan. Dengan sikap seperti itu, dia telah mempersempit kepribadian suami, dan menyebabkan timbulnya permasalahan dengan kerabatnya. Dengan sikap seperti itu, dia telah menjadikan suami benci dengan kehidupan rumah tangganya. Sikap yang demikian tidak termasuk cinta, tetapi ambisi kepemilikan dan penguasaan. Maka wajib bagi gadis ini untuk menyadari bahwa mereka adalah kerabat suami, yang tidak mungkin ia bebas lepas dari mereka, begitu pula sebaliknya mereka tidak mungkin bebas lepas darinya.

Ketiga: Gadis Durhaka

Yaitu istri yang tidak ridha dengan kehidupannya. Dia senantiasa membangkang pada suami dan menggerutu tentang segala sesuatu. Dia tidak bersikap qonaah (menerima apa adanya), senantiasa menginginkan tambahan dan lebih. Dengan sikap seperti ini, dia telah menekan suami hingga mau memenuhi keinginannya. Dia tidak peduli darimana sang suami bisa memenuhi berbagai tuntutan itu, dan bagaimana ia bisa mendapatkan harta tersebut. Dia adalah jenis istri perusak. Dia hanya mencari untuk diri dan kebahagiannya sendiri, terutama harta, bukan cinta. Dia tidak menjaga suami atau rumahnya. Biasanya keadaan yang seperti ini berakhir dengan perceraian.

Keempat: Gadis yang cuek dan masa bodoh

Gadis ini tidak layak disebut sebagai seorang istri. Dia sama sekali tidak menaruh perhatian pada suami, tidak juga pada rumahnya. Tidak berusaha memenuhi kebutuhan suami atau permintaannya. Di sini sang suami merasa bahwa si istri tidak mencintainya, atau tidak menganggapnya. Kadang yang demikian membuat sang suami bersikap kasar kepada istri sebagai usaha untuk meluruskannya. Akan tetapi jika sang istri memiliki sifat seperti ini, maka akan sulit merubahnya. Hal ini menjadikan sang suami tidak menaruh perhatian terhadap istri, tidak mesra dengannya dalam segala hal, dan bisa menyebabkan perpisahan. Maka mulai sekarang seharusnya istri mulai memberikan perhatian terhadap suami.

Kelima: Gadis yang Kekanak-kanakkan

Yaitu gadis yang senantiasa tergantung pada ibunya, dan terus terikat dengannya, bersandar kepadanya dalam segala hal. Dia bertindak dengan malu, tidak mampu mengemban tanggung jawab. Kebanyakan ibunyalah yang memberikan keputusan dan berkuasa pada seluruh urusan rumah. Maka sang putripun bersandar kepadanya dalam segala hal seperti apa yang dia kerjakan saat masih kanak-kanak. Dengan sifat seperti itu, dia tidak layak menjadi seorang ibu bagi putra-putranya, dikarenakan putra-putranya akan menjadi pribadi-pribadi yang terputus, tidak utuh. Adapun sang suami, maka ia merasa seolah-olah telah menikahi ibu mertuanya, karena dialah yang mengatur segala keperluannya. Maka wajib bagi para gadis untuk belajar memikul tanggung jawab dan berbuat secara dewasa.

Keenam: Gadis yang meninggalkan Tugas Rumah Tangga

Kebanyakan gadis seperti ini adalah gadis yang bekerja (wanita karir). Akan tetapi, ada perbedaan antara istri yang bekerja dan istri yang pergi meninggalkan tanggung jawab rumah. Artinya ada banyak istri yang bekerja, tetapi mereka dapat melakukan segenap pekerjaan rumah tangga dan memberikan perhatian terhadap berbagai keperluan suami dan anak-anak mereka. Pekerjaan mereka tidak membuat mereka durhaka terhadap keluarga. Maka istri harus menyeimbangkan antara pekerjaan dengan suami dan anak-anaknya. Janganlah pekerjaan membuat keluarga terhalangi dari perhatian dan kasih sayangnya. Sehingga sang suami merasa kehilangan kemesraan, akhirnya timbullah permasalahan diantara mereka.

Ketujuh: Gadis yang Lemah

Yaitu seorang gadis yang terbiasa pasrah terhadap keadaan di sekitarnya, apakah terhadap keluarga atau teman-temannya. Dia sangat lemah untuk bisa mengambil keputusan dengan dirinya sendiri, tidak berusaha mengadakan musyawarah atau menampakkan pendapat apapun. Kepribadian yang lemah, penurut, dan tidak terbiasa memikul tanggung jawab. Kebanyakan penyebabnya adalah keluarga, yaitu dengan sikap keras sang ayah, dan diamnya ibu. Maka sang suamipun kehilangan teman yang bisa memberikan nasihat, atau masukan-masukan dalam berbagai urusannya.

Kedelapan: Gadis yang membuat was-was

Yaitu gadis yang menggambarkan suaminya dengan gambaran yang terburuk. Sebagai contoh, jika suami terkena penyakit mulas, maka sang istri membesar-besarkanny a serta meyakininya bahwa sang suami menderita usus buntu. Jika panas sang suami meningkat dia berkata bahwa dia telah terkena demam. Jika sang suami terlambat, dia berkeyakinan telah terjadi kecelakaan atau terkena sesuatu yang tidak disukai. Istri semacam ini akan mendorong suami untuk selalu was-was dan berkhayal macam-macam serta selalu khawatir.

Kesembilan: Gadis yang Sok Sempurna

Yaitu gadis yang berambisi untuk mengerjakan sesuatu dengan benar, dan terlalu berlebih-lebihan di dalamnya sehingga sang suami dan orang-orang yang tinggal di sekitarnya terkadang merasa jengkel. Sifat seperti itu membuatnya fanatik buta dalam kehidupan rumah tangga. Dia menginginkan kesempurnaan dalam segala hal. Jika pergi salah seorang teman maka harus membawa hadiah berharga dan mahal dibungkus dengan bungkus yang mewah dan seterusnya. Sifat seperti ini dimungkinkan akan membuat suami melakukan respon yang mungkin bisa menjadi seorang laki-laki yang keras dan menolak apa saja yang dilakukan istri, sekalipun perbuatan itu untuk kepentingannya, dan dia tidak lagi mementingkan keridhaan istrinya
Sekarang, carilah untuk dirimu sendiri wahai saudariku, sifat manakah dari kesembilan sifat tersebut yang kamu miliki? Kemudian bersihkanlah dari dirimu agar kehidupan rumah tanggamu selamat dan bahagia.

Jumat, 13 Agustus 2010

Khutbah Rasulullah SAW menyambut Bulan Suci Ramadhan

oleh Irwan Firdaus

Wahai manusia!
Sungguh telah datang pada kalian bulan Allah dengan membawa berkah rahmat dan maghfirah. Bulan yang paling mulia disisi Allah.

Hari-harinya adalah hari-hari paling utama. Malam-malamnya adalah malam-malam yang paling utama, Jam demi jamnya adalah jam-jam yang paling utama. Inilah bulan ketika kamu diundang menjadi tetamu ALLAH dan dimuliakan oleh-Nya. Di bulan ini nafas-nafasmu menjadi tasbih, tidurmu ibadah, amal-amalmu diterima dan doa-doamu diijabah.

Bermohonlah kepada Allah Rabbmu dengan niat yang tulus dan hati yang suci agar Allah membimbingmu untuk melakukan shiyam dan membaca kitab-Nya. Celakalah orang yang tidak mendapat ampunan Allah di bulan yang agung ini.

Kenanglah dengan rasa lapar dan hausmu, kelaparan dan kehausan di hari kiamat.Bersedekahlah kepada kaum fuqara dan masakin. Muliakanlah orang tuamu, sayangilah yang muda, sambunglah tali persaudaraanmu, jaga lidahmu, tahan pandanganmu dari apa yang tidak halal kamu memandangnya dan pendengarannmu dari apa yang tidak halal kamu mendengarnya.

Kasihilah anak-anak yatim, niscaya dikasihi manusia anak-anak yatimmu. Bertaubatlah kepada Allah dari dosa-dosamu. Angkatlah tangan-tanganmu untuk berdo'a pada waktu shalatmu karena itulah saat-saat yang paling utama ketika Allah Azza wa Jalla memandang hamba-hamba-Nya dengan penuh kasih; Dia menjawab mereka ketika mereka menyeru-Nya, menyambut mereka ketika mereka memanggil-Nya dan mengabulkan doa mereka ketika mereka berdoa kepada-Nya.

Wahai manusia!
Sesungguhnya diri-dirimu tergadai karena amal-amalmu, maka bebaskanlah dengan istighfar.Punggung-punggungmu berat karena beban (dosa) mu, maka ringankanlah dengan memperpanjang sujudmu.
Ketahuilah!Allah ta'ala bersumpah dengan segala kebesaran-Nya bahwa Dia tidak akan mengadzab orang-orang yang shalat dan sujud, dan tidak akan mengancam mereka degnan neraka pada hari manusia berdiri di hadapan Rabbal-alamin.

Wahai manusia!
Barang siapa diantaramu memberi buka kepada orang-orang mukmin yang berpuasa di bulan ini, maka di sisi Allah nilainya sama dengan membebaskan seorang budak dan dia diberi ampunan atas dosa-dosa yang lalu.
Sahabat-sahabat lain bertanya: "Ya Rasulullah! tidaklah kami semua mampu berbuat demikian."Rasulullah meneruskan Jagalah dirimu dari api neraka walau pun hanya dengan sebiji kurma.Jagalah dirimu dari api n
neraka walaupun hanya dengan seteguk air.

Wahai manusia!
Siapa yang membaguskan akhlaknya di bulan ini ia akan berhasil melewati sirathol mustaqim pada hari ketika kaki-kaki tergelincir. Siapa yang meringankan pekerjaan orang-orang yang dimiliki tangan kanannya (pegawai atau pembantu) di bulan ini, Allah akan meringankan pemeriksaan-Nya di hari kiamat.

Barangsiapa menahan kejelekannya di bulan ini, Allah akan menahan murka-Nya pada hari ia berjumpa dengan-Nya.Barangsiapa memuliakan anak yatim di bulan ini, Allah akan memuliakannya pada hari ia berjumpa dengan-Nya. Barang siapa menyambungkan tali persaudaraan (silaturahmi) di bulan ini, Allah akan menghubungkan dia dengan rahmat-Nya pada hari ia berjumpa dengan-Nya.

Barang siapa memutuskan kekeluargaan di bulan ini, Allah akan memutuskan rahmat-Nya pada hari ia berjumpa dengan-Nya. Barang siapa melakukan shalat sunat di bulan ini, Allah akan menuliskan baginya kebebebasan dari api neraka. Barang siapa melakukan shalat fardu baginya ganjaran seperti melakukan 70 shalat fardu di bulan lain.

Barang siapa memperbanyak shalawat kepadaku di bulan ini, Allah akan memberatkan timbangannya pada hari ketika timbangan meringan. Barangsiapa di bulan ini membaca satu ayat Al-Quran, ganjarannya sama seperti mengkhatam Al-Quran pada bulan bulan yang lain.

Wahai manusia!
Sesungguhnya pintu-pintu surga dibukakan bagimu, maka mintalah kepada Tuhanmu agar tidak pernah menutupkannya bagimu. Pintu-pintu neraka tertutup, maka mohonlah kepada Rabbmu untuk tidak akan pernah dibukakan bagimu.

Setan-setan terbelenggu, maka mintalah agar ia tak lagi pernah menguasaimu. Amirul mukminin berkata: "Aku berdiri dan berkata:" Ya Rasulullah! Apa amal yang paling utama di bulan ini?"jawab Nabi: Ya Abal Hasan! Amal yang paling utama di bulan ini adalah menjaga diri dari apa yang diharamkan Allah".
Marhaban Yaa Ramadhan........ 

sumber : Risalah Hadist

Minggu, 08 Agustus 2010

al-Shaum

oleh Irwan Firdaus

Puasa dalam bahasa Arab al-Shaum, yang artinya menahan. Orang-orang Arab biasa mengacu kata ini pada kuda yang tak mau lari atau tak mau diberi makan. Dalam Islam kata al-shaum berarti menahan diri dengan sengaja dari apa yang membatalkan puasa (Muhaqqiq al-Hilli, Syara’ al-Islam). Bagi seorang muslim berpuasa bukan sekadar menahan diri dari makan dan minum tetapi mengandung makna tambahan ibadah, kesenangan batin, moralitas dan hukum. Puasa juga mengandung makna pembangunan atau pembentuk­kan karakter, penguasaan atas hawa nafsu dan suatu inspirasi ke arah kreatifitas individual dan sosial.

Puasa juga telah menjadi bagian dari pilar-pilar Islam yang merupakan kewajiban agama bagi semua orang yang berimankan Tauhid, dan karena itu barangsiapa yang menolaknya maka ia telah menjadi kafir. Puasa juga merupakan tanda lahir dari ketaatan, penyerahan dan peribadatan kepada Allah SWT. Rasul saw bersabda: Allah SWT berfirman: “Puasa itu untuk-Ku, karena itu Akulah yang akan memberi ganjar­aannya langsung!” (Bihar al-Anwaar 96:255)

Dengan puasa seorang muslim mengungkapkan penyera­hannya (taslim) kepada perintah Allah, sambutannya atas kehendak-Nya, dan merupakan penolakkan yang tegas atas penguasaan hawa nafsu atas dirinya, dan hasrat priba­dinya. Puasa menjadi sebuah manifestasi dari ketaatan makhluk-Nya kepada Kehendak Yang Maha Kuasa.

Ekspresi yang diungkapkan lewat puasa ini mewakili bentuk penguasaan diri, dan usaha dalam mengatasi kesenangan-kesenangan jasadi dan berbagai kenikmatan badani demi kecintaan Allah yang penuh berkat, kedeka­tan kepada-Nya dan gairah untuk memperoleh keridhaan-Nya.

Hal ini merupakan suatu kemenangan cinta suci atas hawa nafsu dan keinginan diri. Watak seperti ini mewa­kili penguasaan atas kenikmatan fana untuk memperoleh kenikmatan abadi (yang telah dijanjikan Yang Mahakuasa)

Seseorang yang berpuasa dengan senang hati menjauh­kan dirinya dari kesenangan-kesenangan hidup tanpa faktor pencegah atau penghalang selain menaati Allah SWT dan menunjukkan pengabdian yang total atas perin­tah-perintah-Nya. Kenyataan ini telah di sebutkan dalam khotbah Nabi saw di atas: “Setiap nafas yang engkau tarik adalah tasbih (penyucian kepada Allah) dan tidur­mu adalah dalam ibadah.”

Dengan demikian, seluruh waktu di dalam bulan Ramad­han menjadi peribadatan. Setiap kegiatan dan aktivitas manusia beriman yang berpuasa menjadi pengejewantahan ibadah, selama ia tidak melakukan perbuatan tercela.

Tidurnya orang yang berpuasa, bahkan setiap hembusan nafasnya merupakan amal ibadah, karena dari jasad orang yang berpuasa secara sungguh-sungguh terpancar kebera­daan ibadah yang terus menerus melalui pemantangan dari merasakan hal-hal yang enak walaupun halal, yang diker­jakan semata-mata karena ketaatan kepada Allah SWT.

Rasulullah saw bersabda: “Orang yang berpuasa itu dalam beribadah kepada Allah walaupun ia tidur di ranjangnya selama ia tidak meng­gunjing orang muslim lainnya.” (Al-Bihar 96:247)
Imam Ali bin Abi Thalib as berkata, “Tidurnya orang yang berpuasa itu ibadah, diamnya adalah tasbih, do’anya mustajab (dikabulkan), amalnya diterima. Sesungguhnya bagi seorang yang berpuasa di saat berbuka do’anya tidak tertolak!” (Bihar al-Anwar 93:360)

Rasulullah saw bersabda, “Sesungguhnya ada satu surga yang pada pintunya ada penjaga yang melarang siapapun masuk kecuali orang-orang yang berpuasa.” (Al-Bihar 96:252)
Imam Ja’far al-Shadiq as berkata, “Bagi orang yang berpuasa itu ada dua kebahagiaan: kebahagiaan ketika berbuka puasa dan kebahagiaan ketika berjumpa dengan Tuhannya.” (Furu’ al-Kafi 4:65)
Sayyidah Fathimah az-Zahra as berkata, “Dia (Allah SwT) menjadikan puasa sebagai penguat keikh­lasan” (A’yan al-Syi’ah 1:316)

PUASA SEBAGAI ZAKATNYA BADAN

Rasulullah saw bersabda, “Segala sesuatu itu ada zakatnya, dan zakat badan itu adalah puasa!” (Bihar al-Anwar 96:246)

PUASA SEBAGAI PERISAI DARI SIKSA NERAKA


Rasulullah saw bersabda, “Hendaklah engkau berpuasa, karena sesungguhnya puasa itu melindungimu dari siksa Neraka dan jika engkau sanggup, di saat maut datang kepadamu, sedangkan peru­tmu dalam keadaan lapar maka lakukanlah!” (Bihar al-Anwar 96:258)

JAGALAH PUASA DAN SHALATMU

Rasulullah saw bersabda, “Bisa saja orang yang berpuasa hanya memperoleh lapar dan haus saja dari puasanya dan bisa pula orang yang shalat malam hanya mendapatkan ketidaktidurannya itu dari shalat malamnya.” (Bihar al-Anwar 96:289)
Imam Ali as berkata, “Hakikat puasa itu adalah menjauhi segala yang diharam­kan sebagaimana seseorang mencegah dirinya dari makan dan minum.” (Al-Bihar 96:294)

BUAH PUASA

Di dalam hadits tentang Mi’raj-nya Nabi saw, Nabi saw bertanya kepada Allah SWT: “Wahai Tuhan, apakah yang diwariskan dari puasa?”. Allah SWT menjawab: “Puasa itu mewariskan hikmah, dan hikmah itu mewariskan ma’rifat, dan ma’rifat itu mewariskan keyakinan. Maka apabila seorang hamba telah memiliki keyakinan niscaya ia tidak lagi peduli apakah ia bangun di pagi hari dalam keadaan susah maupun dalam keadaan senang!” (Bihar al-Anwar 77:27)

PUASA SEBAGAI SARANA PENDIDIKAN ROHANI

Semua bentuk peribadatan yang diperintahkan oleh Allah SWT bukanlah semata-mata praktek-praktek ritua­lisme agama seperti yang disalah tafsirkan banyak orang. Seluruh peribadatan tersebut merupakan suatu bentuk rinci dari pendidikan ruhani, psikologis, fisik, dan sosial.
Di samping suatu sarana untuk menunjukkan penyerahannya yang total kepada Allah SWT, seluruh peribadatan itu berfungsi dan berperan penting dalam memperbaiki dan mengembangkan jiwa dan kepribadian seseorang, yang pada gilirannya akan mempengaruhi masyarakat secara positif sebagai suatu kesatuan yang utuh.

Seperti puasa bukanlah sekedar menahan makan dan minum dan hubungan seks saja di siang hari, tetapi juga menahan diri dari semua perbuatan yang merugikan diri sendiri dan orang lain. Konsep ini yang akan membentuk secara langsung sebuah masyarakat yang penuh kebajikan. Rasulullah saw bersabda, “Barangsiapa yang berpuasa dalam bulan Ramadhan karena iman dan mencari keridhaan Allah serta melindungi telinganya, matanya, dan lidahnya dari hal yang merugi­kan orang lain, niscaya Allah SWT akan menerima puasanya, mengampuni kesalahan-kesalahannya di masa lalu.” (Riwayat dari Imam Ali bin Abi Thalib)

Dari Imam Muhammad al-Baqir as, bahwa Nabi saw bersab­da kepada sahabat Jabir bin Abdillah, “Wahai Jabir, barangsiapa berpuasa pada hari-hari bulan Ramadhan, mendirikan shalat pada bagian-bagian malamn­ya, menjaga hawa nafsu syahwatnya, mengendalikan li­dahnya, merendahkan pandangannya, dan tidak menyakiti perasaan orang lain niscaya akan terbebas dari dosa seperti pada saat ia baru dilahirkan!” (Fasting A Divine Banquet)
Imam Ja’far al-Shadiq as meriwayatkan dari ayah-kakekn­ya, bahwa Rasulullah saw bersabda, “Apabila seseorang berpuasa menjawab ketika dicerca: “Damai atas kamu, saya tidak akan mencerca seperti yang anda lakukan.”, niscaya Allah SWT akan berfirman, “Demi Puasa, hamba-Ku telah menyelamatkan dirinya dari keja­hatan hamba-Ku yang lain, maka Aku anugerahkan perlin­dungan dari siksa Neraka.” (Fasting A Divine Banquet)

NASIHAT IMAM JA’FAR ASH-SHADIQ AS KEPADA SEORANG MUSLIM YANG BERPUASA


“Bilamana anda berpuasa, jagalah pendengaran dan pen­glihatan anda dari yang haram, dan jagalah seluruh anggota tubuh anda dari perbuatan yang buruk. Jangan mencerca atau menyakiti seorang pelayan. Berlaku horma­tlah sebagaimana mestinya seorang yang sedang berpuasa. Diam dan tenanglah serta selalu berdzikir kepada Allah. Jangan menganggap hari puasa anda sebagai hari biasa, karena tahanlah diri anda dari berhubungan seks, menci­um dan tertawa nyaring, karena Allah tidak menyukainya.” (Fasting A Divine Banquet)

PERINGATAN NABI SAW

Barangsiapa yang menggunjing saudara muslimnya maka puasanya tidak sah dan wudu’nya nihil. Apabila ia mati dalam keadaan seperti itu maka ia mati dalam keadaan seperti orang yang menghalalkan apa yang diharamkan Allah.” (Fasting A Divine Banquet)

KEDERMAWANAN DALAM BULAN RAMADHAN


Imam Ja’far ash-Shadiq as meriwayatkan bahwa datukn­ya, Imam Ali Zainal Abidin biasa membebaskan 20 orang budak atau lebih pada hari terakhir bulan Ramadhan. (Fasting A Divine Banquet)

PUASA MENAJAMKAN SENSITIFITAS KEPEDULIAN SOSIAL

Imam Ja’far ash-Shadiq as berkata, “Allah SWT mewajibkan puasa untuk mempersamakan si kaya dengan si miskin. Dengan puasa orang kaya akan merasakan deritanya lapar, untuk menimbulkan rasa belas kasihnya kepada si miskin, karena selama ini si kaya tidak pernah merasakannya. Allah SWT menghendaki untuk menempat­kan makhluk-makhlukNya pada suatu pijakan yang sama dengan jalan membuat si kaya turut merasakan nestapanya lapar, sehingga ia menaruh belas kasihan kepada orang yang lemah dan lapar.”
(Bihar al-Anwar 96:371)

TANGGAL TANGGAL PENTING DI BULAN RAMADHAN

Imam Ja’far al-Shadiq as berkata, “Taurat diturunkan pada 6 Ramadhan, Injil pada 12 Ramadhan, Kitab Zabur pada 18 Ramadhan dan Furqan (Al-Qur’an) pada malam Lailatul Qadar!”
Ketika Imam Ash-Shadiq as ditanya tentang Lailatul Qadar, beliau mengatakan: “Carilah ia pada malam ke-19, ke-21 atau ke-23.”
  • Pada bulan Ramadhan, Rasulullah saw kehilangan 2 orang yang dicintainya, Khadijah as, isterinya dan Abu Thalib, pamannya.
  • Pada 19 Ramadhan 40 H, Imam Ali bin Abi Thalib as ditetak kepalanya yang mulia oleh pedang seorang durjana, Abdur­ Rahman ibn Muljam, ketika beliau sedang mengimami shalat subuh, dan pada 21 Ramadhan-nya beliau syahid.
  • Pada 15 Ramadhan 2 H, Imam Hasan as, cucu Nabi Saw dilahirkan.
  • Pada 2 Ramadhan 2 H, terjadi perang Badar yang dime­nangkan oleh kaum muslimin atas orang-orang Kafir Quraisy, di mana tentara muslimin pada saat itu hanya berjumlah 313 orang sementara kaum kafirin berjumlah 1000 orang!
  • Pada bulan Ramadhan Th 8 H, Makkah jatuh ke tangan kaum muslimin.

Laa hawla wa laa quwwata illa billah.

Baca Juga Hakikat Puasa

Kamis, 05 Agustus 2010

Tips Antivirus : " 3 Cara Bersihkan Virus 'Pemakan Hardisk' "

Oleh Irwan Firdaus

Virus Stuxnet, atau dikenal juga dengan sebutan Winsta, melahap semua lahan kosong di hardisk hingga penuh. Menurut Alfons Tanujaya, analis antivirus dari Vaksincom, kepada detikINET, Jumat (30/7/2010), Indonesia adalah negara dengan korban Stuxnet terbanyak kedua di dunia setelah Iran.


Virus yang awalnya menyebar dari berbagai situs porno, program bajakan dan konten 'abu-abu' lainnya itu cukup meresahkan. Berikut adalah langkah-langkah membasmi virus itu, seperti dituturkan oleh analis antivirus Vaksincom Adi Saputra:

1. Menggunakan Dr Web CureIt


Adi menyarankan korban Winsta alias Stuxnet itu untuk mengunduh piranti lunak penghapus virus. Removal Tools bernama Dr.Web CureIt itu bisa diunduh dari situs FreeDrWeb.com

2. Perbaiki Registri


Kemudian, Adi menyarankan perbaikan pada regitri Windows yang sudah dimodifikasi oleh virus. Caranya, pertama-tama, salin script di bawah ini ke file Wordpad.


[Version]
Signature="$Chicago$"
Provider=Vaksincom Oyee
[DefaultInstall]
AddReg=UnhookRegKey
DelReg=del

[UnhookRegKey]
HKCU, Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\Advanced, ShowSuperHidden,0x00010001,1
HKCU, Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\Advanced, SuperHidden,0x00010001,1
HKCU, Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\Advanced, HideFileExt,0x00010001,0
HKLM, SOFTWARE\CLASSES\batfile\shell\open\command,,,"""%1"" %*"
HKLM, SOFTWARE\CLASSES\comfile\shell\open\command,,,"""%1"" %*"
HKLM, SOFTWARE\CLASSES\exefile\shell\open\command,,,"""%1"" %*"
HKLM, SOFTWARE\CLASSES\piffile\shell\open\command,,,"""%1"" %*"
HKLM, SOFTWARE\CLASSES\regfile\shell\open\command,,,"regedit.exe "%1""
HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Winlogon, Shell,0, "Explorer.exe"

[del]
HKLM, SYSTEM\CurrentControlSet\Services\MRxCls
HKLM, SYSTEM\CurrentControlSet\Services\MRxNet
HKLM, SYSTEM\ControlSet001\Services\MRxCls
HKLM, SYSTEM\ControlSet002\Services\MRxNet
HKLM, SYSTEM\CurrentControlSet\Services\Enum\Root\LEGACY_MRXClS
HKLM, SYSTEM\CurrentControlSet\Services\Enum\Root\LEGACY_MRXNET
HKLM, SYSTEM\ControlSet001\Services\Enum\Root\LEGACY_MRXClS
HKLM, SYSTEM\ControlSet002\Services\Enum\Root\LEGACY_MRXNET

Kemudian, simpan file dengan nama 'repair.inf'. Gunakan pilihan Save as type menjadi Text Document agar tidak terjadi kesalahan. Lalu, klik kanan file 'repair.inf', pilih 'Install' dan restart komputer.

"Bersihkan temporary file, hal ini agar dapat mencegah sisa trojan yang mencoba aktif kembali. Gunakan tools seperti ATF Cleaner atau gunakan fitur Windows yaitu Disk Clean-Up," tulis Adi.

3. Solusi Darurat


Selain itu, berikut adalah script darurat yang bisa digunakan untuk mencegah agar Winsta tidak kembali menginfeksi. Simpan script berikut dengan nama Winsta.bat (tipe file: Text)

@echo off
del /f c:\windows\system32\winsta.exe
rem rd c:\windows\system32\winsta.exe
md c:\windows\system32\winsta.exe
del /f c:\windows\system32\drivers\mrxnet.sys
rem rd c:\windows\system32\drivers\mrxnet.sys
md c:\windows\system32\drivers\mrxnet.sys
del /f c:\windows\system32\drivers\mrxcls.sys
rem rd c:\windows\system32\drivers\mrxcls.sys
md c:\windows\system32\drivers\mrxcls.sys
attrib +r +h +s c:\windows\system32\winsta.exe
attrib +r +h +s c:\windows\system32\drivers\mrxnet.sys
attrib +r +h +s c:\windows\system32\drivers\mrxnet.sys

Setelah selesai, klik ganda file Winsta.bat yang dihasilkan. Untuk pembersihan yang optimal dan mencegah infeksi ulang, scan kembali menggunakan antivirus yang ter-update dan mengenali virus ini dengan baik.

irfblog. Diberdayakan oleh Blogger.