Popular Posts

irfblogBacklink






Rating for erosisland.blogspot.com

My Ping in TotalPing.com

desain 1

Lawan rasa takut dan jalin silaturahmi dengan sesama rekan alumni.

desain 2

Lawan rasa takut dan jalin silaturahmi dengan sesama rekan alumni.

desain 3

Lawan rasa takut dan jalin silaturahmi dengan sesama rekan alumni.

desain 4

Lawan rasa takut dan jalin silaturahmi dengan sesama rekan alumni.

desain 5

Lawan rasa takut dan jalin silaturahmi dengan sesama rekan alumni.

Senin, 26 Juli 2010

8 Trik Hindari Selingkuh Gara-gara Facebook

oleh Irwan Firdaus

"Lindungi pernikahan Anda dari hal-hal yang membahayakan hubungan di Facebook".

Jejaring sosial seperti Facebook dan Twitter menjadi penemuan yang paling berpengaruh sejak 30 tahun terakhir. Bagi banyak orang, Facebook ajang untuk mengenal banyak orang, berbagi berita hingga mencari pasangan.

Demam jejaring sosial tak terkecuali terjadi pada orang yang telah menikah. Banyak orang dengan status menikah justru tenggelam dalam komunitas Facebook dan menemukan banyak orang hingga membahayakan pernikahan dan hubungan dengan pasangan.

Ada beberapa hal yang perlu Anda dan pasangan ketahui tentang Facebook agar kehidupan Anda berdua tetap harmonis.

1. Berbagi informasi dengan pasangan

Ini adalah langkah penting untuk meyakinkan pasangan bahwa Facebook aman bagi hubungan kalian berdua.

2. 'Orang tak dikenal' adalah bahaya

Sebaiknya jangan menerima ajakan pertemanan dari orang asing atau seseorang yang tidak Anda kenal. Ajarkan juga pada anak-anak Anda bahwa permintaan dari orang asing di Facebook harus ditolak. Pertimbangkan baik-baik permintaan pertemanan dari mantan pacar atau orang yang pernah disukai.

3. Dengarkan suara hati

Jika perasaan Anda mengatakan ada sesuatu yang tidak beres, mungkin memang demikian adanya. Saat Anda merasa tidak nyaman chatting dengan teman di Facebook atau pada fitur tertentu yang mereka kirimkan, lebih baik percayai kata hati.

4. 'Pasang mata, pasang telinga'

Cara paling ampuh untuk tak melanggar batas adalah selalu berhati-hati dan waspada. Jika ada teman yang meminta Anda melakukan hal yang melewati batas, lebih aman untuk segera mengenyahkannya dari pikiran dan mendiskusikannya dengan pasangan.

5. Yang harus dilakukan saat situasi tak nyaman

Adakalanya anak-anak menemui situasi, saat mereka tidak nyaman namun tidak tahu harus berbuat apa. Lakukan empat langkah di atas. Bila Anda tetap tidak menemukan solusi, segera putuskan hubungan dari jejering dan bicarakan dengan pasangan bagaimana menanganinya.

6. Jangan bermain api

Menerima ajakan pertemanan seseorang dari masa lalu mungkin terlihat biasa saja. Sekali dua kali menerima ajakan bertemu mungkin tidak masalah. Tetapi, bila dibiarkan terus menerus ini bisa menyulut masalah dalam hubungan Anda jika Anda menyembunyikannya dari pasangan.

7. Berhenti berteman dengan 'api'

Jika tak memperhatikan peringatan jangan bermain api dengan mantan pacar, mungkin ingatan emosional akan menghanyutkan Anda lebih jauh. Apalagi jika kisah cinta masa lalu sangat membekas. Pilihan paling bijaksana adalah berhenti menjadi temannya dan fokus pada pernikahan Anda.

8. Dalam kondisi darurat, cari pertolongan

Jika Facebook telah mengancam pernikahan Anda, segeralah mencari bantuan. Berbicara dengan konselor, teman baik, orangtua atau pemuka agama bisa membantu memecahkan masalah Anda bersama pasangan.

Rabu, 21 Juli 2010

Hilangkah Jati Diri Bangsa Jika Korupsi Di Hilangkan?

oleh Irwan Firdaus

Indonesia bisa lebih baik jika menerapkan kebijakan Zhu Rongji.
[itu pun kalau kita mau berkiblat ke China!!!]

Masih ingatkan dengan mantan PM China Zhu Rongji?

Berikut kisahnya...

Belajar menghukum Koruptor bangsa ini harus berkaca kepada China.
Ketika dilantik jadi Perdana Menteri China pada 1998, Zhu Rongji menyatakan, “Berikan saya 100 peti mati, 99 akan saya kirim untuk para koruptor. Satu buat saya sendiri jika saya pun melakukan hal itu.”

Zhu tidak asal bicara.
Cheng Kejie, pejabat tinggi Partai Komunis China, dihukum mati karena terlibat suap US$ 5 juta. Tanpa ampun. Permohonan banding Wakil Ketua Kongres Rakyat Nasional itu ditolak pengadilan.

Zhu di awal tugasnya mengirim peti mati kepada koleganya sendiri, Hu Chang-ging, Wakil Gubernur Provinsi Jiangxi, pun kebagian peti mati itu. Ia ditembak mati setelah terbukti menerima suap berupa mobil dan permata senilai Rp 5 miliar.

Xiao Hongbo dijatuhi hukuman mati, lelaki 37 tahun yang menjabat Deputi manajer cabang Bank Konstruksi China, salah satu bank milik negara, di Dacheng, Provinsi Sichuan, itu dihukum mati karena korupsi.

Xiao telah merugikan bank sebesar 4 juta yuan atau sekitar Rp 3,9 miliar sejak 1998 hingga 2001. Uang itu digunakan untuk membiayai kehidupan delapan orang pacarnya. Xiao Hongbo satu di antara lebih dari empat ribu orang di Cina yang telah dihukum mati sejak 2001 karena terbukti melakukan kejahatan, termasuk korupsi.

Angka empat ribu itu, menurut Amnesti Internasional (AI), jauh lebih kecil dari fakta sesungguhnya. AI mengutuk cara-cara Cina itu, yang mereka sebut sebagai suatu yang mengerikan.

Tapi, bagi Perdana Menteri Zhu Rongji inilah jalan menyelamatkan Cina dari kehancuran. Zhu tidak main-main, Cheng Kejie, pejabat tinggi Partai Komunis Cina, dihukum mati karena menerima suap lima juta dolar AS. Tidak ada tawar-menawar. Permohonan banding wakil ketua Kongres Rakyat Nasional itu ditolak pengadilan.

Bahkan istrinya, Li Ping, yang membantu suaminya meminta uang suap, dihukum penjara.

Wakil Gubernur Provinsi Jiangxi, Hu Chang-ging, pun tak luput dari peti mati. Hu terbukti menerima suap berupa mobil dan permata senilai Rp 5 miliar.

Ratusan bahkan mungkin ribuan peti mati telah terisi, tidak hanya oleh para pejabat korup, tapi juga pengusaha, bahkan wartawan. Selama empat bulan pada 2003 lalu, 33.761 polisi dipecat. Mereka dipecat tidak hanya karena menerima suap, tapi juga berjudi, mabuk-mabukan, membawa senjata di luar tugas, dan kualitas di bawah standar.

Agaknya Zhu Rongji paham betul pepatah Cina: bunuhlah seekor ayam untuk menakuti seribu ekor kera. Dan, sejak ayam-ayam dibunuh, kera-kera menjadi takut. Kini pertumbuhan ekonomi Cina mencapai 9 persen per tahun dengan nilai pendapatan domestic bruto sebesar 1.000 dolar AS. Cadangan devisa mereka sudah mencapai 300 miliar dolar AS.

Coba Kita punya orang seperti ini ya…

Selasa, 20 Juli 2010

Cikal Rock Underground di Indonesia (Indie)


Embrio kelahiran scene musik rock underground di Indonesia sulit dilepaskan dari evolusi rocker-rocker pionir era 70-an sebagai pendahulunya. Sebut saja misalnya God Bless, Gang Pegangsaan, Gypsy (Jakarta), Giant Step, Super Kid (Bandung), Terncem (Solo), AKA/SAS (Surabaya), Bentoel (Malang) hingga Rawe Rontek dari Banten. Mereka inilah generasi pertama rocker Indonesia.

Istilah underground sendiri sebenarnya sudah digunakan Majalah Aktuil sejak awal era 70'an. Istilah tersebut digunakan majalah musik dan gaya hidup pionir asal Bandung itu untuk mengidentifikasi band-band yang memainkan musik keras dengan gaya yang lebih `liar’ dan `ekstrem’ untuk ukuran jamannya.

Padahal kalau mau jujur, lagu-lagu yang dimainkan band- band tersebut di atas bukanlah lagu karya mereka sendiri, melainkan milik band-band luar negeri macam Deep Purple, Jefferson Airplane, Black Sabbath, Genesis, Led Zeppelin, Kansas, Rolling Stones hingga ELP.

Tradisi yang kontraproduktif ini kemudian mencatat sejarah namanya sempat mengharum di pentas nasional. Sebut saja misalnya El Pamas, Grass Rock (Malang), Power Metal (Surabaya), Adi Metal Rock (Solo), Val Halla (Medan) hingga Roxx (Jakarta).

Selain itu Log jugalah yang membidani lahirnya label rekaman rock yang pertama di Indonesia, Logiss Records. Produk pertama label ini adalah album ketiga God Bless, “Semut Hitam” yang dirilis tahun 1988 dan ludes hingga 400.000 kaset di seluruh Indonesia.

Semangat yang dibawa para pendahulu ini memang masih berkutat pola tradisi `sekolah lama’, bangga menjadi band cover version! Di antara mereka semua, hanya Roxx yang beruntung bisa rekaman untuk single pertama mereka, “Rock Bergema”. Ini terjadi karena mereka adalah salah satu finalis Festival Rock Se-Indonesia ke-V.

Mendapat kontrak rekaman dari label adalah obsesi yang terlalu muluk saat itu. Jangankan rekaman, demo rekaman bisa diputar di radio saja mereka sudah bahagia. Saat itu stasiun radio yang rutin mengudarakan musik-musik rock/metal adalah Radio Bahama, Radio Metro Jaya, dan Radio SK. Dari beberapa radio tersebut mungkin yang paling legendaris adalah Radio Mustang. Mereka punya program bernama Rock N’ Rhythm yang mengudara setiap Rabu malam dari pukul 19.00 – 21.00 WIB.

Stasiun radio ini bahkan sempat disatroni langsung oleh dedengkot thrash metal Brasil, Sepultura, kala mereka datang ke Jakarta bulan Juni 1992. Selain media radio, media massa yang kerap mengulas berita- berita rock/metal pada waktu itu hanya Majalah HAI, Tabloid Citra Musik, dan Majalah Vista.

Berkonsernya dua supergrup metal internasional di Indonesia, Sepultura (1992) dan Metallica (1993) memberi kontribusi cukup besar bagi perkembangan band-band metal sejenis di Indonesia. Tak berapa lama setelah Sepultura sukses “membakar” Jakarta dan Surabaya, band speed metal Roxx merilis album debut self-titled mereka di bawah label Blackboard. Album kaset ini kelak menjadi salah satu album speed metal klasik Indonesia era 90-an.

Hal yang sama dialami pula oleh Rotor. Sukses membuka konser fenomenal Metallica selama dua hari berturut-turut di Stadion Lebak Bulus, Rotor lantas merilis album thrash metal major labelnya yang pertama di Indonesia, Behind The 8th Ball (AIRO). Bermodalkan rekomendasi dari manajer tur Metallica dan honor 30 juta rupiah hasil dua kali membuka konser Metallica, para personel Rotor (minus drummer Bakkar Bufthaim) lantas eksodus ke negeri Paman Sam untuk mengadu nasib.

Sucker Head sendiri tercatat paling telat dalam merilis album debut dibanding band-band seangkatan mereka lainnya. Setelah dikontrak major label lokal, Aquarius Musikindo, baru di awal 1995 mereka merilis album `The Head Sucker’. Hingga kini Sucker Head tercatat sudah merilis empat buah album.

Dari sedemikian panjangnya perjalanan rock underground di tanah air, mungkin baru di paruh pertama dekade 90-anlah mulai banyak terbentuk scene-scene underground dalam arti sebenarnya di Indonesia. Di Jakarta sendiri konsolidasi scene metal secara masif berpusat di Blok M sekitar awal 1995. Kala itu sebagian anak-anak metal sering terlihat nongkrong di lantai 6 game center Blok M Plaza dan di sebuah resto waralaba terkenal di sana. Aktifitas mereka selain hang out adalah bertukar informasi tentang band-band lokal dan internasional, barter CD, jual-beli t-shirt metal hingga merencanakan pengorganisiran konser. Sebagian lagi yang lainnya memilih hang out di basement Blok M Mall yang kebetulan letaknya berada di bawah tanah.

Pada era ini hype musik metal yang masif digandrungi adalah subgenre yang makin ekstrem yaitu death metal, brutal death metal, grindcore, black metal hingga gothic/doom metal. Beberapa band yang makin mengkilap namanya di era ini adalah Grausig, Trauma, Aaarghhh, Tengkorak, Delirium Tremens, Corporation of Bleeding, Adaptor, Betrayer, Sadistis, Godzilla dan sebagainya.

Band grindcore Tengkorak pada tahun 1996 malah tercatat sebagai band yang pertama kali merilis mini album secara independen di Jakarta dengan judul `It’s A Proud To Vomit Him’. Album ini direkam secara profesional di Studio Triple M, Jakarta dengan sound engineer Harry Widodo (sebelumnya pernah menangani album Roxx, Rotor, Koil, Puppen dan PAS).

Era baru bagi perkembangan rock underground di Jakarta. Tepat pada hari digelarnya acara musik indie untuk pertama kali di Poster Café. Acara bernama “Underground Session” ini digelar tiap dua minggu sekali pada malam hari kerja. Café legendaris yang dimiliki rocker gaek Ahmad Albar ini banyak melahirkan dan membesarkan scene musik indie baru yang memainkan genre musik berbeda dan lebih variatif.

Lahirnya scene Brit/indie pop, ledakan musik ska yang fenomenal era 1997 – 2000 sampai tawuran massal bersejarah antara sebagian kecil massa Jakarta dengan massa dari Bandung terjadi juga di tempat ini. Getah, Brain The Machine, Stepforward, Dead Pits, Bloody Gore, Straight Answer, Frontside, RU Sucks, Fudge, Jun Fan Gung Foo, Be Quiet, Bandempo, Kindergarten, RGB, Burning Inside, Sixtols, Looserz, HIV, Planet Bumi, Rumahsakit, Fable, Jepit Rambut, Naif, Toilet Sounds, Agus Sasongko & FSOP adalah sebagian kecil band-band yang `kenyang’ manggung di sana.

Baca Juga:

Jumat, 16 Juli 2010

Kematian Drummer AVENGED SEVENFOLD

Terjawab sudah tentang kematian drummer AVENGED SEVENFOLD yang meninggal tanggal 28 Desember kemarin. Sebelumnya memang santer didesas-desuskan kalau The Rev meninggal karena overdosis dan kemarin pihak Deputi kepolisian setempat di Orange County, California, Coroner Mitchell Sigal mengatakan kalau drummer tersebut mengalami komplikasi dari efek berlebih Oxycodone, Oxymorphone, Diazepam/Nordiazepam dan juga ethanol.

Oxycodone merupakan penghilang rasa sakit pengganti Kodeina dan Kodeina sendiri adalah asam opiat alkaloid yang diproses dari morfin. Sama halnya dengan Oxymorphone yang juga berfungsi sebagai penghilang rasa sakit. Sedangkan Diazepam / Nordiazepam adalah obat pereda cemas serta etanol campuran keras untuk alkohol. Sebelumnya telah banyak pelaku entertain yang meninggal dengan cara sama termasuk aktor Heath Ledger yang meninggal tanggal 22 Januari 2008 lalu. Selain itu The Rev ternyata memiliki kelainan hati yang membuat peran besar mempercepat proses kematiannya.

James Owen Sullivan atau yang lebih dikenal dengan The Rev meninggal di usia 28 tahun di daerah rumahnya di Huntington Beach, California dan dimakamkan tanggal 6 Januari 2010 dalam sebuah upacara pemakaman tertutup dari masyarakat umum. Namun dalam seremoni pemakaman, gitaris AVENGED SEVENFOLD memberi penghiburan khusus bagi keluarga yang ditinggal dan juga dihadapan Vinnie Paul (mantan drummer PANTERA, Matt Tuck (vokalis & gitaris BULLET FOR MY VALENTINE serta beberapa anggota dari MY CHEMICAL ROMANCE.

Tak bisa dipungkiri, The Rev merupakan salah seorang drummer yang cukup berpengaruh di tahun 2000-an dengan permainannya yang agresif membuat AVENGED SEVENFOLD menjadi salah satu band metalcore berpengaruh dari California dengan pengaruh CONVERGE juga SLAYER serta beberapa ripping milik GUNS N’ ROSES juga METALLICA. Bersama AVENGED SEVENFOLD, The Rev ikut berkontribusi dalam empat album, “Sounding the Seventh Trumpet” di tahun 2001, “Waking the Fallen” di tahun 2003, “City of Evil” di tahun 2005 dan “Avenged Sevenfold” di tahun 2007 serta sempat menulis beberapa lagu di rencana perilisan album terbaru AVENGED SEVENFOLD bertitel “Nightmare” tanggal 27 Juli mendatang.

“Sebagai seorang drummer, The Rev kelihatan jauh lebih baik dari kebanyakan orang,” kata drummer ATREYU, Brandon Saller yang juga sama-sama berasal dari Orange County. “Dia benar-benar memiliki talenta dan dia memiliki bakat sejati serta permainan yang tidak seperti kebanyakan drummer. Jika kalian mendengarkan teknik permainannya, maka kalian akan dapat menebak di lagu lain kalau itu adalah permainan The Rev,” kata Saller kembali.

Pasca kematian The Rev, AVENGED SEVENFOLD kini menggunakan jasa drummer DREAM THEATER, Mike Portnoy yang merupakan pujaan banyak drummer di dunia ini karena teknik permainannya yang tinggi. Portnoy terlibat sebagai drummer di album terbaru bertitel “Nightmare” dan rencananya mereka akan melakukan tur bertajuk Rockstar Energy Uproar yang akan dimulai tanggal 17 Agustus di Minneapolis, Minnesota dan berakhir tanggal 4 Oktober di Madison, Wisconsin.

Baca Juga :
* Drummer AVENGED SEVENFOLD, The Rev Meninggal Dunia
* Gigan Tour 2009 Semakin Mainstream
* AVENGED SEVENFOLD Akan Kembali Tampil Di Indonesia


2010 – Nightmare
2007 – Avenged Sevenfold
2005 – City of Evil
2003 – Waking the Fallen
2001 – Sounding of Seventh Trumpet

irfblog. Diberdayakan oleh Blogger.