Popular Posts

irfblogBacklink






Rating for erosisland.blogspot.com

My Ping in TotalPing.com

desain 1

Lawan rasa takut dan jalin silaturahmi dengan sesama rekan alumni.

desain 2

Lawan rasa takut dan jalin silaturahmi dengan sesama rekan alumni.

desain 3

Lawan rasa takut dan jalin silaturahmi dengan sesama rekan alumni.

desain 4

Lawan rasa takut dan jalin silaturahmi dengan sesama rekan alumni.

desain 5

Lawan rasa takut dan jalin silaturahmi dengan sesama rekan alumni.

Jumat, 08 Oktober 2010

Ada Gunung Lumpur Purba di Sidoarjo

oleh Irwan Firdaus

Analisis Geolog Rusia, Dr. Sergey Kadurin

Dr. Sergey Kadurin
Masih ada dua kanal lumpur panas lain yang berpotensi meletus sewaktu-waktu
Sudah lewat empat tahun sejak semburan lumpur panas di Porong Sidoarjo Jawa Timur terjadi. Kini, petaka 29 Mei 2006 itu masih terus memuntahkan sekitar 150 ribu kubik lumpur saban hari. Kontroversi mengenai penyebabnya hingga kini terus berlangsung.
Pendapat para ilmuwan terbelah dalam mengidentifikasi penyebab semburan lumpur yang dalam bahasa ilmiahnya disebut mud volcano itu. Sebagian berpendapat itu disebabkan aktivitas pengeboran minyak PT Lapindo Brantas. Sebagian lainnya mengatakan bahwa meletusnya mud volcano diakibatkan aktivitas seismik yang dipicu gempa Yogyakarta yang terjadi dua hari sebelumnya, pada 27 Mei 2006. Belum lama ini sekelompok ilmuwan geologi Rusia menuntaskan riset enam bulan mereka tentang lumpur Sidoarjo (LUSI) yang mengungkap temuan cukup mengejutkan. Mereka menyimpulkan Lusi disebabkan oleh aktifnya gunung lumpur purba di daerah itu, akibat dua gempa yang terjadi sebelumnya. Mereka juga menemukan bahwa terdapat dua kanal lumpur panas yang berpotensi meletus sewaktu-waktu.
Tim ini diawaki para ahli yang berasal dari Universitas Nasional Odessa Ukraina, Kementrian Lingkungan Ukraina, dan AP Karpinsky Russian Geological Research Institute/VSEGEI--ini adalah otoritas lembaga geologi tertinggi di Rusia yang didirikan sejak 1885. Salah satu di antaranya adalah seorang pakar senior yang turut menentukan lokasi pembangkit nuklir Bushehr di Iran, salah satu reaktor nuklir yang paling ditakuti negara Barat.

Jumat, 1 Oktober 2010 lalu, Indra Darmawan dan Denny Armandhanu dari VIVAnews.com menjumpai Dr. Sergey V Kadurin (Kepala tim riset), Prof. Igor Nikolaevich Kadurin (penasihat tim riset), dan Yuriy P. Rakintsev (Presiden Direktur RineftGaz, perusahaan minyak dan gas Rusia yang membiayai riset), di sebuah hotel di Jakarta.

Berikut petikan wawancaranya.
Apa sebetulnya tujuan dari riset ini? Apa yang membuat Anda merasa perlu mengadakan penelitian di sini?

Sergey Kadurin: Saya memang bekerja meneliti mud volcano. Ini bidang saya. Ini adalah kesempatan baik bagi saya untuk datang ke Indonesia, karena ini adalah salah satu mud volcano terbesar di dunia yang termasuk dalam tipe caldera. Saya tentu tak akan menyia-nyiakan untuk meneliti obyek ini. Sebelumnya kami telah melakukan penelitian yang sama terhadap mud volcano di Ukraina dan Azerbaijan. Kini, tujuan kami adalah untuk menguji metodologi kami di Indonesia.

Dari mana Anda memperoleh pembiayaan untuk riset ini? Apakah ada dana dari pihak-pihak yang terkait PT Lapindo Brantas?

Sergey Kadurin: Semua pembiayaan dilakukan oleh perusahaan minyak dan gas bumi Rusia RINeftGaz.
Yuriy Rakintsev: Penelitian ini merupakan bukti persahabatan antara negara Indonesia dengan Rusia. RINeftGaz sendiri sudah lama memiliki usaha di Indonesia dan kami bermitra dengan berbagai pihak di Indonesia termasuk dengan Pertamina. Ini meneruskan persahabatan antara Indonesia dengan Rusia yang telah dimulai sejak Presiden Sukarno. Kedua negara sama sekali tidak pernah berkonflik. Beberapa proyek besar di Indonesia, misalnya saja Stadion Sepakbola Senayan, merupakan hasil kerja sama antara kedua negara. Beberapa waktu lalu saya juga sempat ke Kalimantan. Di sana saya sempat diberitahu bahwa ternyata jalan utama di tempat itu dibuat oleh insinyur-insinyur Rusia sejak tahun 1950-an dan hingga kini jalanan itu masih bagus dan berfungsi dengan baik. Jadi kami ingin meningkatkan kerja sama antara dua negara. Adapun, penelitian ini diawali oleh kunjungan masing-masing kedua kepala negara. Setelah Presiden Vladimir Putin datang ke Indonesia pada November 2007, kedua negara melakukan perjanjian kerjasama, di antaranya termasuk proyek riset ini.

Apa saja hasil riset Anda?

Sergey Kadurin: Seperti yang Anda ketahui, Indonesia khususnya Pulau Sumatera, Jawa adalah tempat bertemunya dua lempeng tektonik: lempeng Australia di bagian selatan dengan lempeng Eurasia di bagian utara. Lempeng Australia menumbuk lempeng Eurasia dengan kecepatan 7 cm per tahun, yang mana merupakan kecepatan tektonik terbesar di dunia.
Bertemunya dua lempeng ini menghasilkan jajaran gunung berapi di bagian utara pertemuan lempeng, serta daerah secondary convection cell yang biasanya banyak dijumpai minyak, gas, dan juga mud volcano (gunung lumpur). Wilayah ini biasanya disebut juga back-arc basin.
Dari data-data seismik dua dimensi (2D) yang kami peroleh dari pemerintah Indonesia, kami melakukan interpretasi untuk mengidentifikasi struktur lumpur. Ini melibatkan tak kurang dari 36 profil seismik dengan panjang lebih dari 600 km dan ekspedisi lapangan untuk mempelajari kondisi geologi-geofisik Jawa Timur dan LUSI.Ternyata, di Jawa Timur sendiri terdapat 15 mud volcano, dan LUSI adalah mud volcano ke-15 sekaligus yang terbesar. Kami juga menemukan beberapa sesar (patahan) termasuk sesar Watukosek di wilayah itu. Kami membuat konstruksi Geological Information System (GIS) untuk model tiga dimensi (3D) formasi geologi wilayah itu untuk mengetahui struktur gunung lumpur.
Selain itu, kami juga mengumpulkan data gempa yang terjadi di wilayah itu selama 25 tahun terakhir (1984-2009). Ternyata dalam tempo tak sampai satu tahun (10 bulan), terjadi dua gempa di wilayah itu. Yakni gempa yang terjadi pada 9 Juli 2005 dan 27 Mei 2006.
Gempa 9 Juli 2005 sebesar 4,4 Skala Richter dengan episentrum tepat 10 km di bawah LUSI. Gempa kedua adalah gempa 27 Mei 2006, gempa Yogyakarta yang berkekuatan 6,3 SR. Menurut kami, ini adalah salah satu penyebab terbukanya saluran lumpur dari gunung lumpur purba yang terbentuk sekitar 150-200 ribu tahun lalu.

Bagaimana mungkin? Bukankah episenter gempa Yogyakarta letaknya sangat jauh dengan lokasi LUSI?

Sergey Kadurin: Lokasi keduanya berjarak hampir 200 km (185 km). Tapi bila Anda lihat di peta, Yogyakarta berada di bawah jajaran sistem gunung berapi di Jawa. Sementara Sidoarjo terletak di bagian atas sistem gunung berapi di Jawa. Sistem gunung berupa magmatik ini mirip seperti sebuah kabel. Ketika Anda tekan kabel pada bagian bawah, akan terjadi gaya tekan ke bagian atasnya. Dengan struktur magmatik tersebut, gelombang seismik gempa Yogyakarta akan mempengaruhi struktur gunung lumpur LUSI. Jadi, jarak 200 km bagi sebuah proses geologi tidak berarti apa-apa.

Lalu kenapa gempa Yogyakarta tidak mempengaruhi sistem gunung lumpur lain selain LUSI?

Sergey Kadurin: Sebab, LUSI berada pada kawasan metastabil (tak stabil), dengan sejarah gempa-gempa bumi, letusan gunung berapi dan mud volcano. Semua berkaitan. Apalagi sebelumnya sudah terjadi gempa tepat di bawah lokasi LUSI.


OK, tapi kenapa butuh waktu dua hari sejak gempa Yogyakarta hingga terjadi letusan LUSI pada 29 Mei 2006?

Sergey Kadurin: Gunung lumpur LUSI tidak berada pada struktur yang kosong. Terdapat berbagai lapisan batuan. Lumpur dan air butuh waktu untuk naik ke atas, apalagi kedalaman lumpur sekitar 3 km di bawah (pemetaan 3D gunung lumpur LUSI dilakukan hingga kedalaman 5 km di bawah permukaan tanah, Red).

Apakah penyebabnya hanya gempa saja?

Sergey Kadurin: Gempa bumi bukan satu-satunya pemicu semburan LUSI. Semburan terjadi lebih karena struktur geologi di pulau Jawa. Terdapat deposit lumpur dalam jumlah besar di bawah wilayah Sidoarjo. Selain itu pergerakan sesar di sana juga bisa mempengaruhi terjadinya semburan. Pada daerah yang dekat dengan zona subduksi, tekanan bawah tanah memang sangat tinggi karena banyaknya aktivitas magma yang terjadi.

Apakah semburan LUSI juga disebabkan oleh aktivitas pengeboran PT Lapindo Brantas?

Sergey Kadurin: Pengeboran tidak ada kaitannya dengan LUSI. Sebab bila pengeboran mengenai struktur lumpur, lumpur seharusnya akan keluar dari mulut sumur pengeboran, karena lumpur akan lebih mudah keluar melalui sumur yang kosong daripada melalui lapisan batuan. Pada kasus LUSI, semburan lumpur terjadi di lokasi yang berjarak sekitar 250 meter dari sumur pengeboran. Dan semburan terjadi di beberapa titik, bukan hanya satu titik.

Tapi apakah getaran dari aktivitas pengeboran bisa mempengaruhi struktur lumpur sehingga mempercepat semburan lumpur?

Sergey Kadurin: Semula saya juga sempat mengira seperti itu. Namun, dengan diameter sumur antara 50cm - 1m, getaran dari pengeboran hanya akan berhenti pada 5-7 m dari sumur. Dan seharusnya energi pengeboran akan mengarah ke bawah.

Tegasnya, apa kesimpulan penelitian Anda?

Sergey Kadurin: Menurut hasil studi kami, LUSI adalah proses alam yang dipicu oleh gempa bumi yang terjadi pada 2005 di Sidoarjo dan gempa pada 2006 di Yogyakarta. Tidak ada yang bisa menghentikan kekuatan alam, proses alam itu jauh lebih kuat dari campur tangan manusia.

Sergey Kadurin: Tidak ada seorangpun yang bisa mencegah terjadinya semburan lumpur panas. Setiap klaim yang mengatakan sanggup untuk menghentikan semburan lumpur, itu adalah kebohongan. Dulu di Rusia sempat ada rencana untuk menghentikannya dengan menggunakan bom nuklir, tapi itu tidak benar dan adalah ide yang sangat mengerikan.
Kita hanya bisa memperkirakan proses alam itu dan bagaimana kita menghadapinya. Sayangnya, tidak ada yang bisa menghentikan LUSI. Kita hanya bisa membuat sistem untuk mengetahui apa yang terjadi saat ini dan memprediksi apa yang akan terjadi di masa depan.

Ada yang bilang kesimpulan seperti Anda ini cuma diyakini oleh minoritas ilmuwan saja di dunia. Benar begitu?

Sergey Kadurin: Sepanjang yang saya ketahui, hanya tim kami yang memiliki hasil dari riset geofisika di sini. Hanya tim kami yang memiliki seismic profile. Kami memiliki teknologi untuk melakukan interpretasi dari seismic profile, untuk mengetahui struktur lumpur LUSI. Ini adalah riset LUSI pertama dan satu-satunya yang dilakukan berdasarkan data ilmiah aktual. Dan bagi kami, ini ketiga kalinya kami melakukan pekerjaan semacam ini, dan membuat model 3D GIS untuk mengerti bagaimana struktur lumpur dan lokasinya berada.Kami tidak tahu apa dasar dari orang-orang yang memiliki opini berbeda, karena dalam hal ini seharusnya semua kesimpulan harus disandarkan pada data.
Memang sangat mudah untuk menuding siapa yang bersalah dalam hal ini. Mungkin karena mereka (PT Lapindo) saat itu sedang bekerja di wilayah itu, mereka langsung disalahkan. Padahal, mereka hanya menambang di tempat dan waktu yang salah.
Sangat berbahaya salah mengasumsikan bahwa bencana ini disebabkan oleh pengeboran. Karena pemerintah jadi mengabaikan kemungkinan potensi bencana lumpur panas lain, yang sebenarnya bisa diantisipasi. Sebab, berdasarkan observasi dari model 3D, kami juga menemukan dua kanal lumpur lain di dekat situ (Sidoarjo) yang potensial meletus sewaktu-waktu.

Lalu, apa yang seharusnya dilakukan oleh pemerintah Indonesia?

Sergey Kadurin: Untuk mengatasi kasus ini, kami merekomendasikan kepada pemerintah untuk membuat sistem monitoring di wilayah-wilayah dekat semburan lumpur. Sistem ini membutuhkan 10 stasiun dan detektor, yang masing-masing letaknya berjarak sekitar 15 km.
Di titik pusat harus dipasangi alat untuk mendeteksi gempa seismik yang terjadi di tempat itu. Dengan demikian kita bisa mengetahui tekanan yang terdapat di dalam permukaan wilayah itu, gelombang seismik di bawah tanah, sehingga kita bisa memprediksi kapan dan di mana semburan berikutnya akan terjadi.
Jadi kita bisa membuat prediksi pada situasi itu. Kita bisa melakukan langkah-langkah mengantisipasinya, seperti misalnya dengan mematikan listrik atau gas, membuat bendungan untuk lumpur baru, dan lain sebagainya.

Dari model 3D yang Anda buat, dapatkah Anda memprediksi sampai kapan LUSI akan terus menyembur?

Sergey Kadurin: Ini sangat tergantung dari tekanan dan struktur lumpur yang terdapat di dalamnya. Untuk memprediksi hal itu diperlukan riset baru. Bagi ukuran gunung lumpur sebesar LUSI, semburan dapat saja bertahan hingga 20 tahun lamanya. Tekanan semburan juga bergantung kepada tekanan dari bawah tanah, pergerakan lempeng. Jika tekanan masih tinggi maka semburan masih akan terus terjadi.

***

Profil Anggota Tim Riset
Dr. Sergey V. Kadurin
Kadurin adalah seorang pakar geologi dengan pengalaman dan keahlian di bidang-bidang:
- Geologi dan geologi kelautan;
- Mineralogi dan bio-mineralogi;
- Geologi kelautan Quaternary dan palaoeceanography;
- Paleoclimatology, perubahan permukaan laut global;
- Sejarah Quaternary, paleoceanography, glacials dan inreglacial, sapropels dan peristiwa anoxic;
- Pemantauan lingkungan;
- Geologi GIS.
Ia bekerja di Universitas Nasional Odessa, Departemen Kelautan dan Geofisika; sebagai asisten profesor pada 1999-2001 dan saat ini memegang jabatan sebagai pengajar senior.
Kegiatan:
- 2005 - 2009: proyek HERMES (Hotspot Ecosystems Research on the Margins of European Seas);
- 2005 - 2009: IGCP 521 Laut Hitam - Koridor Mediteranian: Perubahan permukaan laut dan adaptasi manusia, UNESCO, IUGS,
koordinator kelompok kerja;
- 2008: Ekspedisi penelitian kapal pengangkut barang “Vladimir Parshin” di Laut Hitam;
- 2007: Ekspedisi ke Semenanjung Kerch;
- 1999: Ekspedisi penelitian kapal pengangkut barang “Sprut” di Laut Hitam;
- 1998: Ekspedisi penelitian kapal pengangkut barang “Argon” di Laut Hitam;
- 1995: Ekspedisi penelitian kapal pengangkut barang “Argon” di Laut Hitam.
Dr. Igor A. Losev
Losev saat ini bekerja sebagai ahli analisis mineral di Universitas Nasional Odessa. Ia memiliki berbagai pengalaman sebagai berikut:
- Pengamatan lingkungan;
- Geologi gunung lumpur;
- Geologi sumber mineral;
- Geologi dan geologi kelautan;
- Mineralogi;
- Geologi kelautan Quaternary dan palaeoceanography;
- Paleoclimatology, perubahan permukaan laut global;
- Geofisika kelautan dan penafsiran seismik.
Dr. Lubov Ju. Eriomina
Eriomina saat ini bekerja di bawah Kementerian Perlindungan Lingkungan Ukraina. Ia juga bekerja sebagai ahli geologi dalam ekspedisi geologi dan geofisika untuk perusahaan negara bagian Prichornomorske semenjak tahun 2007. Keahliannya meliputi:
- Geologi dan geologi-kelautan;
- Proses geologi terbaru dan neotektonik;
- Peran tektoknik dalam pembentukan mineral;
- Keteraturan distribusi mineral dan potensi estimasi mineral Laut Hitam;
- Geologi GIS;
- Palaeoceanography dan gologi kelautan Quaternary;
- Perubahan permukaan laut global.
Dr. Igor Nikolaevich Kadurin
Nikolaevich adalah penasihat tim yang merupakan ahli senior geofisika Rusia. Ia merupakan tokoh yang telah melakukan seismic profiling di seluruh daratan Rusia sepanjang 140 ribu km, mulai dari 1971. Ia juga sempat membantu pemerintah Iran untuk menentukan posisi yang aman untuk membuat reaktor nuklir di Bushehr. Selain itu ia telah melakukan kegiatan-kegiatan sebagai berikut:
- September 1971 - Oktober 1972: Geofisis, survey geofisika Ilijsky (Kazgeophyztrest);
- Oktober 1972 - April 1979: Kepala Geofisis, eksperimen kusus survey geofisika Spetzgeophysica MinGeo, USSR;
- April 1979 - Juni 1991: Kepala Departemen, Survey Daerah Geofisika Khusus di Neftegeophysica MinGeo USSR;
- Juni 1991 - Februari 1995: Direktur Cabang Selatan perusahaan pemerintah - pusat penelitian geofisika dan geologi daerah GEON, V.V
Fedynskiy, Komite Pemerintah Bidang Geologi dan Pertambangan, Rusia;
- Februari 1995 - Februari 2004: Asisten Presiden perusahaan pemerintah - pusat penelitian geofisik dan geological daerah GEON, V.V
Fedynskiy, Komite Pemerintahan Geologi dan Pertambangan Rusia;
- Februari 2004 – Agustus 2005: Presiden perusahaan pemerintah - pusat penelitian geofisika dan geologi GEON daerah, V.V. Fedynskiyin,
Komite Pemerintahan Geologi dan Pertambangan Rusia;
- Agustus 2005 - sekarang: Kepala Departemen Teknologi, Departemen Seismologi dan Pemantauan Seismik di VNIIGeophysica;
- 2002 – sekarang: Penasihat Senior pada Seksi Geofisika VSEGEI/AP Karpinsky, Russian Geological Research Institute.

Diambil dari Petikan Wawancara dengan Pakar Geologi Rusia :
Pakar Geologi Rusia : Sergey Kadurin

3 Polisi Paling Jujur di Indonesia

"Di Indonesia, hanya ada 3 polisi yang jujur yang tidak bisa disuap dan ini telah menjadi bukti nyata, berikut adalah ketiga polisi tersebut."

Alm. Hoegeng Imam Santoso
(1921 - 2004)



Mantan polisi yang bernama Hoegeng Imam Santosa, kelahiran Pekalongan, Jawa Tengah, 14 Oktober 1921. Beliau adalah contoh teladan polisi di Indonesia. Dia adalah sosok orang yang jujur dan tegas dalam melaksanankan tugasnya. Bahkan karena kejujurannya beliau, anaknya yang ingin menjadi anggota TNI gagal karena beliau beranggapan jika anaknya ikut dalam seleksi maka anaknya tersebut akan langsung diterima menjadi anggota TNI.

Kejujuran Hoegeng dalam keseharian maupun di lingkungan Polri tak diragukan lagi. Semua tercatat dalam buku yang diterbitkan Bentang Pustaka, Yogyakarta, Hoegeng. Saat bertugas di Medan, Sumatra Utara (Sumut), banyak peristiwa mencengangkan dilakukan ayah tiga anak ini. Dia mengeluarkan secara paksa perabotan di rumah dinasnya. Perabotan mahalmahal itu ditaruh di pinggir jalan. Kelakuan itu bukan tanpa alasan. Barang-barang itu sebagai pelicin dari cukong agar bisnis ilegalnya berjalan mulus.

Hoegeng juga pernah marah-marah sambil melemparkan berbagai hadiah (parsel) ke luar jendela. Walaupun nilainya kecil, tetap saja itu sogokan, dan pasti ada maunya. Peristiwa itu seperti baru terjadi kemarin sore dan hingga kini melegenda di Kepolisian RI, khususnya di Medan, kata Jenderal Pol Kuntarto yang menjadi kapolda Sumut tahun 1987-1988.Kehadiran Hoegeng di Sumut untuk menumpas bisnis ilegal, penyelundupan, dan judi. Bisnis itu berjalan lancar, karena saat itu ada backing dari oknum tentara dan oknum polisi. Hoegeng kemudian merunut jejak praktik kongkalikong itu. Ia menemukan, ujung-ujungnya adalah Cina Medan. Sedangkan oknum aparat tak lebih sebagai kacungnya. Sebuah kenyataan yang amat memalukan,gumam Hoegeng dengan geram dihalaman 50 buku itu.Di tangan pria kelahiran Pekalongan ini, para penjudi dan penyelundup tak bisa berkutik. Semua ditangkap, termasuk para backing diproses secara hukum. Sukses di Sumut, Hoegeng mendapat tugas memberantas KKN di Jawatan Imigrasi, lalu menjadi menteri Iuran Negara. Dia pun berhasil menjalankan tugasnya. Lalu dikembalikan ke kepolisian sebagai kapolri menggantikan Soetjipto yang mundur.

Hoegeng dilantik oleh Presiden Soeharto pada 15 Mei 1968. Sebelumnya, Soeharto mengingatkan kepada Hoegeng agar polisi tak memikirkan tugas angkatan lain yang memiliki fungsi tempur. Hendaknya polisi menjalankan tugas sesuai fungsinya, dan jangan ada lagi faksi di kalangan perwira yang membuat persaingan tidak sehat. Hoegeng setuju. Namun, dia juga meminta agar angkatan lain pun tidak mencampuri urusan intern Kepolisian. Soeharto hanya diam. Bahkan hingga berhenti sebagai Kapolri, Pak Hoegeng tidak tahu bagaimana sikap Soeharto yang sebenarnya.

Polisi Tidur


Inilah satu-satunya polisi yang menjadi teladan bagi polisi yang suka disuap! Anda tahu sendiri alasannya karena Anda sering kali 'melecehkannya' dengan melindasinya, tetapi polisi ini tidak akan pernah marah kepada Anda!

Polisi ini hanya bertugas memperlambat kendaraan-kendaraan yang tidak tahu kecepatan yang seharusnya. Polisi ini memiliki seragam yang bermacam-macam, mulai dari yang terlihat seperti gambar, atau hanya aspal saja.

Patung Polisi

Patung polisi juga merupakan contoh polisi yang tidak akan bisa disuap oleh pihak manapun. Jika ada orang yang ingin menyuapnya maka orang itulah yang akan dibilang 'gila' oleh orang yang melihatnya.

Polisi ini adalah sosok yang tegar, mengapa? Karena polisi ini selalu berdiri dengan gayanya tanpa kelelahan! Pernahkan Anda melihat polisi yang sekuat dan setegar ini?

Polisi ini menjadi saksi bisu dari apa yang terjadi di sekitarnya. Polisi ini memiliki jiwa yang kuat dan tegar, tanpa keluh kesah dia tetap ada disana sampai dia hancur dengan sendirinya.Semoga, ada polisi yang seperti sosok polisi ini, walaupun mereka tidak bisa 100% seperti patung polisi.

Artikel ini hanyalah hiburan semata yang memiliki informasi.
Mohon maaf jika ada pihak yang merasa tersindir atau ada kata-kata yang kurang menyenangkan.
Terima kasih.


Dari berbagai sumber :
Marcolausantosa

Selasa, 05 Oktober 2010

Melihat dan Membaca Sejarah Bangsa Sendiri

“Melihat dan membaca sejarah. Apakah seperti bangun dari ‘mimpi buruk’ atau seperti ‘menggaruk-garuk pinggiran koreng (?)”


Supersemar :

"Betulkah Bung Karno Ditodong Jenderal?"



Pintu kamar Bung Karno diketuk pengawal. Ada perwira Angkatan Darat yang ingin bertemu presiden. Mereka diutus oleh Suharto. Ada map merah muda di tangan salah seorang jendral.
Kesaksian ini dituturkan Sukardjo Wilardjito, mantan pengawal Presiden Sukarno. Sesudah jatuhnya Sukarno, Sukardjo pernah dipenjara oleh rezim Orba selama 14 tahun tanpa proses pengadilan, termasuk menjalani beragam penyiksaan, disetrum puluhan kali dan dipaksa mengaku PKI. (seperti syair dari lagunya Iwan Fals “Paman Doblang” dari Puisinya Rendra)

Sukardjo ini pernah mengejutkan orang dengan kesaksiannya yang bersikukuh menyatakan Basuki Rachmat dan Panggabean menodongkan pistol ke muka Sukarno karena bimbang menandatangani. Melihat itu, Sukardjo sebagai pengawal presiden secara refleks mencabut pistol untuk melindungi presiden. Namun meletakkan pistolnya kembali, karena Sukarno tidak ingin melihat pertumpahan darah. Surat yang akhirnya ditandatangani Sukarno itu dikenal kemudian dengan nama Supersemar. Surat Perintah Sebelas Maret.

Sukardjo juga bersaksi bahwa yang menghadap Sukarno adalah empat jendral dan bukan tiga jendral seperti yang disebutkan selama ini. Keempat jendral utusan Suharto itu adalah M. Yusuf, M. Panggabean, Amir Machmud dan Basuki Rachmat. Biarpun ada yang masih meragukan kesaksian Sukardjo itu, tapi dia tetap berpegang pada kesaksiannya itu. Kemudian malah menulis kesaksiannya di bukunya berjudul “Mereka Menodong Bung Karno”.

Kesaksian Sukardjo bahwa Sukarno ditodong, pernah dibantah M. Yusuf dan Panggabean sendiri. Kesaksian itu juga dibantah oleh A.M. Hanafi mantan Dubes RI di Kuba, dalam bukunya “Hanafi Menggugat”. Sehingga kebenaran kesaksian Sukardjo itu masih perlu ditelusuri lagi. Benarkah demikian?

Ditodong atau tidak, rasanya Sukarno bukan orang yang mudah digertak. Bagaimanapun, apapun alasan Sukarno menandatangani naskah Supersemar, pada dasarnya kesaksian Sukardjo itu menggambarkan situasi yang tidak kompromistik. Situasi yang membuat Sukarno terjepit. Tak ada waktu bernegosiasi. Pokoknya teken sekarang! Ada bau konspirasi di balik itu.

Dan hasilnya adalah lahirnya Surat Perintah 11 Maret atau Supersemar. Bung Karno menyebutnya dengan istilah SP Sebelas Maret. Sesudah menandatangani surat itu, Bung Karno masih sempat mengatakan, bahwa surat itu mesti dikoreksi kalau keadaan sudah pulih. Permintaan itu tidak pernah terwujud, karena ketika menandatangani surat itu, tanpa disadari Sukarno sedang menandatangani kejatuhannya.

Sesudah penandatanganan Supersemar, boleh dikatakan wahyu sebagai pemimpin seakan sudah tercabut dari Sukarno. Sebagai presiden, Sukarno sudah menandatangani ribuan surat. Tapi tandatangannya di surat yang satu ini, Supersemar, menjadi pedang yang menghunus kekuasaannya sendiri.

Kita tahu, Supersemar adalah surat mandat Sukarno pada Suharto untuk mengamankan negara yang kacau akibat G30S PKI. Belakangan mandat Supersemar ini ternyata dijadikan legitimasi untuk mengambil alih kekuasaan yang menyingkirkan Sukarno. Dengan Supersemar itu Suharto memperoleh surat sakti, kemudian bergerak cepat meraih kursi presiden.

Bung Karno yang sadar bahwa Supersemar ternyata dimanipulasi, dalam pidatonya berteriak “Jangan jegal perintah saya! Jangan saya dikentuti!”. Ini ekspresi kemarahan Sukarno kepada orang-orang yang dianggapnya telah menipunya, melangkahinya dan membangkang perintahnya.

Menjelang kejatuhannya, Bung Karno mulai agak kehilangan kontrol diri. Itu tampak dari pidato-pidatonya yang emosional. Tampaknya Bung Karno mulai frustrasi. Dia sudah mulai merasa ditinggalkan dan dikhianati oleh orang-orang sekitarnya.Salah satunya yang bikin Sukarno merasa dikentuti, seperti katanya, adalah Supersemar tadi. Bagaimana tidak? Bung Karno merasa Supersemar diplintir! Padahal Supersemar dimaksudkan Sukarno untuk memberi mandat pada Suharto agar segera memulihkan keamanan negara, bukan melengserkannya.

Kecurigaan Sukarno bahwa ada persekongkolan yang berniat memanipulasi Supersemar, tercermin dari pidatonya. Ketika itu Bung Karno mulai melihat tanda-tanda Supersemar yang disebutnya SP 11 Maret itu mulai “dimainkan” oleh Suharto. Karena itu Bung Karno menekankan berkali-kali, dirinya tidak bermaksud mengalihkan kekuasaannya pada Suharto.

Kata Bung Karno, “Dikiranya SP Sebelas Maret adalah surat penyerahan pemerintahan. Dikiranya SP Sebelas Maret itu, suatu transfer of sovereignty. Transfer of authority”. Padahal TIDAK! SP Sebelas Maret adalah suatu perintah. SP Sebelas Maret adalah suatu perintah pengamanan. Perintah pengamanan jalannya pemerintahan. Pengamanan jalannya ini pemerintahan. Seperti kukatakan dalam pelantikan kabinet. Kecuali itu juga perintah pengamanan keselamatan pribadi Presiden. Perintah pengamanan wibawa Presiden. Perintah pengamanan ajaran Presiden. Perintah PENGAMANAN beberapa hal”.

Berdasarkan pidato Sukarno di atas, timbul kecurigaan orang. Mungkinkah Supersemar “sengaja” dinyatakan hilang? Betulkah naiknya Suharto sebagai presiden adalah inskonstitusional karena bertentangan dengan amanat Supersemar? Dan karenanya Supersemar mesti lenyap secara misterius? Apakah bisa dipercaya begitu saja bahwa dokumen negara sepenting itu bisa hilang?

Dua naskah Supersemar di Arsip Nasional disebutkan hanya fotocopy. Yang janggal, dua naskah itu tidak mirip karena diketik dengan spasi berbeda. Pertanyaannya, yang manakah di antara kedua naskah itu yang otentik? Atau apakah malah keduanya sama-sama tidak otentik?

Dokumen Supersemar yang kontroversi itu

Menurut kesaksian staf intel Komando Operasi Tertinggi Gabungan-5 (G-5 KOTI) Salim Thalib, naskah Supersemar yang dikenal sekarang adalah palsu. Selain aslinya tidak serapi itu, isi naskah juga tidak sama dengan naskah aslinya.

Jadi betulkah tuduhan beberapa kalangan yang menyamakan ini dengan usaha penghilangan barang bukti? Kalau memang Supersemar tidak diplintir, apa buktinya bahwa Supersemar itu tidak diplintir?

Sebetulnya kenapa Supersemar itu mesti dirancang dan Sukarno mesti dipaksa menandatangani? Ada banyak teori konspirasi rumit tentang ini. Tapi saya tertarik dengan teori berikut ini.

Latar belakangnya tak lepas dari persaingan antara PKI dan Angkatan Darat. Sebelum terjadinya G30S, persaingan antara PKI dan Angkatan Darat sudah dalam taraf saling jegal menjegal. Bahkan PKI sampai ingin membangun “Angkatan Kelima” dalam militer.

PKI ingin menggeser Angkatan Darat. Dan Angkatan Darat ingin menggeser PKI. Apalagi ketika itu Sukarno sudah mulai sakit-sakitan. Mungkin usianya tidak lama lagi. Pokoknya siapa cepat, dia dapat. Antara PKI dan Angkatan Darat sudah betul-betul sikut-sikutan.

Begitu meletus konspirasi G30S, inilah kesempatan Angkatan Darat untuk menghancurkan saingan beratnya itu. Tak ada ampun, pokoknya PKI harus musnah. Dan penghancuran itu akan lebih afdol jika presiden sendiri yang mengumumkan pembubaran PKI. Soalnya yang punya hak untuk membubarkan partai politik cuma presiden. Itu adalah hak prerogatif presiden. Tapi tunggu punya tunggu, Sukarno kok belum mau juga membubarkan PKI. Bagaimana ini?

Angkatan Darat melalui tangan Suharto pun mengambil jalan pintas. Potong kompas. Caranya, harus dibuat sebuah surat perintah yang telah terkonsep, yang membuat Angkatan Darat jadi punya alasan yuridis melibas PKI. Konsep surat itu pun dibuat. Konsep Supersemar. Isinya perintah presiden kepada Angkatan Darat (Suharto) untuk mengamankan negara. Nah, dengan dalih mengamankan negara inilah Angkatan Darat jadi punya alasan mengganyang habis PKI. Angkatan Darat memang berlomba dengan waktu. Harus bergerak cepat. Kalau tidak, PKI bisa kembali bangkit mengumpulkan kekuatan dan mendepak jauh-jauh Angkatan Darat dari panggung kekuasaan. Now or never! Jadi sekarang Angkatan Darat tidak boleh kalah cepat!

Setelah itu Suharto memerintahkan para Jendral tadi untuk membawa surat itu kepada Sukarno. Dengan pesan khusus, “pokoknya harus ditandatangani Sukarno”.

Begitu Supersemar ditandatangani, itulah awal aksi pedang Orba. Nampaknya tanda tangan Sukarno tadi adalah pembuka jalan bagi pelaksana Supersemar untuk mengamankan yang bisa diamankan. Sesudah itu terjadi tragedi mengenaskan. Di segala pelosok negeri berkubang darah jutaan rakyat dengan alasan pembasmian PKI demi keamanan negara. Korbannya tidak saja PKI, tapi juga orang-orang yang tiba-tiba di-PKI-kan atau dipaksa mengaku PKI. Berjuta rakyat mendadak tak bermasa depan dan terampas haknya karena dicap PKI.

Tak kurang Sukarno sendiri turut menjadi korban. Sukarno mengatakan dia mengutuk sekeras-kerasnya Gestok (G30S PKI). Pelakunya harus dihukum, kalau perlu ditembak mati. Tapi orang yang memperuncing peristiwa G30S PKI, hingga terjadi provokasi membenarkan pembunuhan jutaan rakyat juga harus diadili. Apakah Sukarno bermaksud menujukan ini pada Suharto?

Yang jelas, sesudah pernyataan Sukarno itu, terjadi de-Sukarnoisasi. Kita tahu bagaimana Sukarno diisolasi, dituduh terlibat G 30 S PKI tanpa bukti yuridis.

Tentu saja tuduhan itu aneh. Karena bagaimana mungkin Sukarno dituduh melakukan kudeta terhadap dirinya sendiri? Buntutnya, semua yang berhubungan dengan Sukarno menjadi tabu dibicarakan di masa Orba. Bahkan beberapa departemen men-non-aktif-kan pegawai yang ketahuan pro-Sukarno.

Setelah skenario berjalan seperti harapan, “para perancang” Supersemar lalu mabuk kemenangan. PKI yang dulu jadi saingan utamanya untuk merebut “kursi Sukarno” sudah tersungkur. Dan Sukarno sang pemilik kursi juga sudah dipaksa meninggalkan kursinya. Suharto tak menyia-nyiakan kesempatan. Kursi yang kosong tanpa pemilik itu harus diapakan lagi kalau bukan diduduki?

Dan ketika kursi Sukarno tadi diduduki Suharto, di situlah awal mula kasak kusuk politik tentang “penyelewengan Supersemar”. Apakah betul tuduhan bahwa ada permainan sistematis Amerika di balik semua ini?

Yang jelas, dengan diselewengkannya maksud Supersemar, yang paling berbahagia adalah Amerika. Karena itu berarti jatuhnya Sukarno. Akhirnya mimpi Amerika terkabul sudah. Terang-terangan Amerika menyatakan jatuhnya Sukarno sebagai kemenangan Amerika. Presiden Richard Nixon menggambarkan kemenangan itu sebagai, “Hadiah terbesar dari Asia Tenggara”. Sudah jelas. Karena hadiah sesungguhnya terletak pada kekayaan alam Indonesia yang menanti untuk dikuras. Dan batu penghalang yang menghalang-halangi Amerika menguras alam Indonesia, yaitu Sukarno, sudah dibikin terjungkal. Inilah awal kemenangan Amerika yang sejak 10 tahun sebelumnya ingin menggulingkan Sukarno.

Bung Karno berhasil mengusir penjajahan Belanda. Tapi setelah itu Bung Karno ambruk oleh Amerika. Mungkin karena cara Amerika lebih cerdik. Soalnya Amerika tidak memegang gagang keris secara langsung untuk menikam Sukarno. Keris itu diserahkannya kepada rakyat Sukarno sendiri, yang menghujamkannya langsung ke presidennya sendiri, di antaranya melalui provokasi perebutan kekuasaan dan akhirnya menunggangi G30S.

Pasca G30S, rakyat menjadi sangat takut dengan yang kekiri-kirian. Ini artinya Indonesia meninggalkan Rusia dan berpaling ke Amerika.

Dan setelah Supersemar dijadikan surat sakti untuk memberantas sisa-sisa G30S, lalu pemegang Supersemar diangkat menjadi presiden, Indonesia berubah haluan 180 derajat. Hampir semua jabatan vital dipegang oleh perwira Angkatan darat. Sehingga rakyat berbisik takut-takut dan bertanya siapa sebetulnya yang meng-kup Sukarno?

Di bawah pemerintahan yang hampir semuanya orang militer, rakyat Indonesia jadi takut dan kapok dengan yang segala yang berbau kiri. Semua orang tiba-tiba saja beragama. Banyak orang tiba-tiba rajin ke mesjid dan ke gereja. Soalnya takut dituduh PKI. Sehingga kiblat Indonesia berganti ke Amerika, tidak lagi ke Blok Timur. Rusia yang tadinya sahabat Indonesia sekarang menyingkir. Amerika jingkrak-jingkrak! Soalnya mimpi mereka untuk menancapkan kuku di Indonesia akhirnya terwujud.

Indonesia yang di bawah tanahnya banyak emas dan minyak itu akhirnya jatuh ke pelukan Amerika. Apa buktinya?

Kepentingan Amerika cuma satu. Pokoknya modal Amerika mesti masuk ke Indonesia. Hasilnya? Begitu pemegang Supersemar diangkat menjadi Presiden menggantikan Sukarno, maka produk undang-undang pertama yang digodok adalah RUU Penanaman Modal Asing Tahun 1967.

Setelah lahir UU Penanaman Modal Asing, sebut saja sumber daya alam mana di Indonesia yang sampai sekarang tidak dikuasai Amerika?

Sukarno telah ditumbangkan oleh Amerika. Dan bagaimana pemangku Supersemar akhirnya lengser?

Ketika ayam jago yang dielus-elus tuannya tidak lagi berguna, maka ayam itu “di-kuali-kan” menjadi ayam sayur. Semua itu berawal ketika “kapitalisme Cendana” ternyata semakin me-raksasa nyaris mendesak kepentingan kapitalisme Amerika. Maka pemangku Supersemar pun akhirnya terdepak pula.

Di mana letak perbedaan kejatuhan Sukarno dan Suharto? Sukarno memang dijatuhkan sesudah menandatangani Supersemar, tapi tak pernah jatuh ke pelukan Amerika. Sedangkan Suharto sudah jatuh sejak awal. Bahkan ketika dia baru saja mengirim utusannya untuk memaksa Sukarno menandatangani Supersemar, di saat itu Suharto telah jatuh ke pelukan Amerika.

Tidak ada kekuasaan yang abadi. Setiap saat kekuasaan bisa saja jatuh. Tapi ada satu hal yang tidak otomatis jatuh bersama kekuasaan. Yaitu kehormatan.

Disadur dari kolomkita.detik.com
Credit goes to
Original Article by
Walentina Waluyanti
Nederland, 4 Maret 2010.

Jumat, 01 Oktober 2010

Ada Fulus Mulus, Tak Ada Fulus Mampus!!!

oleh Irwan Firdaus

Fulus istilahnya atau yang kita kenal dengan UANG adalah alat tukar resmi , uang juga menjadi tolak ukur kekuatan ekonomi suatu negara. Dari kita dikandung, lahir, menuju dewasa, tua, dan terakhir mati pun kita masih membutuhkan UANG. Uang sangat diburu, sampai - sampai manusia rela menjual diri karena kurang uang. Uang identik dengan, kemewahan, kebebasan financial, keserakahan/tamak, dengan uang kita bisa berbuat apa saja....kecuali satu uang tidak bisa memperpanjang umur kita betul nggak?
Sebetulnya uang bukan segalanya tetapi uang bisa memberikan kita segala-galanya.... Uang akan lebih bermanfaat kalau dipegang oleh tangan orang yang bijaksana, tetapi uang akan tidak bermanfaat apabila di tangan orang yang ceroboh dan boros!!!!! Berikut yang bisa di tampilkan. Semoga bisa menjadi bahan permenungan. (Catatan : semua tampilan foto-foto hanya sebagai ilustrasi saja...)

1. Transportasi

- Ada fulus mulus :

Hawa sejuk akan menyambut ketika memasuki kabin pesawat udara. Fakta itu berlaku baik bagi penerbangan domestik maupun internasional Demikian pula pada saat penerbangan malam, kerap kali penat selama sehari penuh atau beberapa hari di perjalanan, akan tak terlalu terasa jika suhu udara di kabin terasa nyaman.

- Tak ada fulus mampus :

Ups...pengap sekali. Semua orang, baik laki-laki, perempuan, anak-anak berjubel jadi satu. Yang laki-laki, sebagian besar bertelanjang dada, kegerahan. Sementara yang lainnya, sebisa mungkin tak beranjak, mempertahankan lahan yang memang terbatas. Ada yang selonjoran di lantai. Di toilet. Sebagian lagi menjulurkan kepala mereka ke luar ruangan lewat jendela.

2. Rumah Sakit

- Ada fulus mulus :

Suster yang bertugas mempersiapkan seprai, mengganti air minun, mempersiapkan tissue, membuka jendela kamar untuk ventilasi udara pada waktu musim panas setengah jam sebelum pasien datang, AC dibuka untuk menjaga suhu di dalam kamar sampai 20-26 derajat celcius. Setelah pasien sampai di wards, suster yang bertugas mengantar pasien ke kamar dan memberikan segelas air hangat kepada pasien dan keluarganya, pasien diperiksa tekanan darah? Suhu badan dan berat badannya, lalu hasil pemeriksaan tersebut diberitahukan kepada Direktur Departemen dan Dokter yang bertugas. Suster yang bertugas memberi pengarahan kepada pasien yang akan keluar rumah sakit, mengurus prosedurial dan surat keterangan, menghitung barang-barang, membukukan kerusakan, mengisi surat survey C dan Kepala Juru Rawat dan Suster mengantar pasien ke pintu.

- Tak ada fulus mampus :

Seorang pasien dari keluarga miskin yang menderita penyakit jantung komplikasi, korban ditolak berobat ke sebuah rumah sakit, padahal dokter Puskemas merujuk agar menjalani rawat inap di rumah sakit karena merupakan warga miskin/tidak mampu, dengan menggunakan surat keterangan tidak mampu dari kelurahan tetapi tetap ditolak dengan alasan si pasien tidak masuk dalam daftar askeskin maupun jamkesmas dan si pasien miskin itu pun akhirnya meninggal.

3. Makanan

- Ada fulus mulus :

Salah satu kenikmatan di dunia ini adalah makan, karena dengan makan energi tubuh kita dapat kembali kuat untuk bisa beraktifitas setiap hari. Apabila kita mau makan, biasanya lebih baik cari tempat makan yang nyaman, tidak bising, udaranya segar, dan tentu saja tempatnya bersih. Tempat makan alternatif selain di rumah adalah Warung Nasi, Café atau bagi anda yang mempunyai rezeki lebih, bisa makan di Restoran. Makan bersama keluarga atau bisa juga ditemani oleh orang yang kita sayangi, pasti kenikmatan makan akan terasa sekali.

- Tak ada fulus mampus :

Tiap hari kurang-lebih 24.000 orang meninggal karena lapar atau hal-hal yang berkenaan dengan kelaparan. Angka ini telah menurun kalau dibandingkan dengan sepuluh tahun yang lalu yang berkisar sekitar 35.000 dan 45.000 untuk duapuluh tahun yang lalu. Tiga perempat dari angka-angka kematian ini adalah anak-anak berumur dibawah lima tahun. Banyak pakar dalam bidang kelaparan percaya bahwa pada akhirnya jalan terbaik untuk mengurangi kelaparan adalah lewat pendidikan. Orang-orang yang berpendidikan adalah bibit yang terbaik dalam meningkatkan diri dari kemiskinan yang menjadi penyebab kelaparan.

4. Peradilan

- Ada fulus mulus :

PERISTIWA suap kepada petugas dan hakim di Mahkamah Agung yang terjadi akhir-akhir ini merupakan sebuah fenomena tersendiri. Suka tidak suka menjadikan posisi lembaga pengadilan semakin terpuruk di mata masyarakat. Benar tidaknya peristiwa itu, kenyataannya isu suap itu benar-benar nyata. Apabila selama ini suap hanya sekadar isu atau sebagai obrolan warung kopi, kini harus bisa diterima semua pihak bahwa isu itu bukanlah isapan jempol.

- Tak ada fulus mampus :

Nenek Minah hanya dapat meremas kedua belah tangannya untuk menepis kegalauan agar tetap tegar saat menyampaikan pembelaan atau pleidoi di hadapan majelis hakim di Pengadilan Negeri Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah. Tanpa didampingi pengacara, ia menceritakan bahwa alasannya memetik tiga buah kakao di kebun PT Rumpun Sari Antan 4, pertengahan Agustus lalu, adalah untuk dijadikan bibit. Tapi usahanya sia-sia. Hukum yang mestinya mengayomi masyarakat dengan menegakkan keadilan, bagi nenek Minah, ternyata tak punya nurani. Hukum kita rupanya tak memberi ampun bagi orang kecil seperti Minah. Tetapi, koruptor pencuri miliaran, trilyunan rupiah uang rakyat dapat melenggang bebas dari sanksi hukum.

5. Rumah

- Ada fulus mulus :

Rumah, selalu menjadi idaman setiap keluarga. Keluarga selalu berusaha menjadikan rumah sebagai tempat yang paling nyaman dan aman untuk ditinggali. Nyaman dalam arti rumah dalam keadaan bersih, terawat, indah dipandang, berpenampilan menarik, memiliki perabotan yang pas sesuai kebutuhan, mampu memanjakan penghuninya. Dan arti nyaman untuk rumah bagi mereka bukan hanya sekedar uraian diatas, rumah juga sebagai identitas, tingkat keberhasilannya dalam kehidupan ini.

- Tak ada fulus mampus :

Ukuran nyaman sebenarnya bukan dilihat dari materi, tetapi hati. Ada orang yang puas dengan tinggal di gubuk yang berlantaikan tanah dan berdindingkan bambu, buktinya mereka dapat tidur nyenyak, bisa bercanda ria dengan seisi rumah di dalam keluarganya. Jika ditanya contoh, bisa dipertanyakan kepada orang – orang yang tinggal di pedesaan. Dengan rumah yang menurut orang kota adalah sekedarnya, akan tetapi berbeda pendapat jika ditanyakan kepda yang empunya, dia sudah bisa merasakan nyaman. Begitu pula sebaliknya, ada yang tinggal digubuk dalam keadaan yang sama, tetapi tidak merasakan kenyamanan, karena hatinya tidak bisa menerima.

Pesan Moral :

"Bersyukurlah atas semua Rizky yang di berikan Allah SWT pada kita, Jangan Mengeluh, Pergunakanlah uang dengan bijaksana, dan Jangan lupa bersedekah kepada sesama, Tengoklah ke sekeliling, bukankah Allah SWT menghendaki kita untuk berbagi dengan sesama yang membutuhkan? Karena seberapa pun banyak dan berharganya kekayaan yang kita kumpulkan di dunia, tak dapat Anda bayangkan nilainya di akhirat kelak. Bisa jadi itu semua sama sekali tidak berharga."

irfblog. Diberdayakan oleh Blogger.