
Sahabat adalah keperluan jiwa yang mesti dipenuhi. Dialah ladang hati, yang kau taburi dengan kasih
dan kau tuai dengan penuh rasa terima kasih. Dan dia pulalah naungan dan pandanganmu.
Karena kau menghampirinya saat hati lupa dan mencarinya saat jiwa mau kedamaian.
Bila dia berbicara mengungkapkan fikirannya, kau tiada takut membisikkan kata "Tidak" di kalbumu
sendiri, pun tiada kau menyembunyikan kata "Ya". Dan bilamana dia diam, hatimu berhenti dari
mendengar hatinya; karena tanpa ungkapan kata dalam persahabatan, segala fikiran, hasrat, dan
keinginan...